Sabtu, 30 April 2016

Malaysia Day 2 : Penang Street Art & Penang Hill Part-2

21 Maret 2016
Assalamulaikum…
Pagi Penang…

Hari Kedua perjalanan dilanjutkan untuk berkeliling Georgetown. Georgetown ini merupakan kawasan Kota Tua yang dinobatkan oleh UNESCO menjadi heritage town. Keliling Goergetown memang menyenangkan, kotanya tenang, kalem dan bersahaja penduduknya pun sangat ramah.


Sisa Peninggalan Kolonial
Boy on a bike
Boy on Chair 
Queen Victoria's Clock Tower
Perjalanan diawali menyusuri  Love Lane, Penang Road, little India, Esplanade, Kuliner Padang Kota Lama,  Fort Cornwallis. Selepas berkeliling kemudian sampailah di Port Sweetenham Pier lalu menuju terminal bus, saya naik bus nomor 204  RM2 kurang lebih 45 menit menuju Penang Hill atau Bukit Bendera. Perjalanan menuju Penang Hill dengan bus tampak pemandangan disekitarnya, begitu tiba di Penang Hill tiket masuk dan naik ke atas bukit dengan tram dengan membayar RM8.


Taman Kota Lama

Pintu masuk Penang Hill atau Bukit Bendera

Penang Hill
Jalur Tram 

View dari Tram Penang Hill

Saya memlilih duduk dipaling ujung tram agar bisa melihat view cantik, ramai anak-anak di dalam tram, selepas petang akhirnya turun balik dan kemudian tiba di terminal sudah setengah enam lalu naik bus menuju hostel mengambil ransel dan check out lalu menuju Masjid Kapitan Keling dan beli sedikit oleh-oleh Jeruk Pak Ali harga RM10. Jeruk Pak Ali sangat terkenal di Penang.

Oleh - oleh Jeruk Pak Ali Penang


Masjid Kapitan Keling Penang

Setelah beres packing, saya menuju terminal Komtar untuk kembali ke Kuala Lumpur dengan bus ekspress harga RM35 perjalanan kurang lebih menempuh lima jam perjalanan menuju terminal Puduraya Kuala Lumpur, di sana sudah menanti dengan manis seorang kawan lama yang berjumpa saat sepuluh tahun lalu backpacking ke Cambodia. Perkenalan saya dengan Rachman sangat lucu sama-sama solo backpacking dari negara yang berbeda dan dipertemukan di terminal bus menuju Siem Reep, akhirnya hingga saat ini persahabatan  itu masih berlanjut bahkan saling bertukar pikiran dalam hal menulis. Rachman mengajak saya tinggal dirumahnya dan berjumpa dengan keluarganya, terima kasih Rachman.

Perjalanan akan dilanjutkan berkeliling di Kuala Lumpur bersama kawan saya Rachman. Sampai jumpa dicoretan selanjutnya. Have a nice trip.

Asalamulaikum…


Malaysia Day 1 : Road to Penang Street Part-1


Malaysia Day 1 : Road to Penang Street   Part-1
20 Maret 2016
Assalamualaikum…
Ketika memutuskan untuk melakukan perjalanan seorang diri atau bahasa kerennya (solo backpacking *tsaaah gaya*), itu seperti sebuah perjalanan menembus batas antara keberanian dan melawan rasa takut  *memacu adrenalin* tentunya. Sebenarnya jalan seorang diri itu hanya saat keluar dari rumah, dalam perjalananya sendiri kita bakal berjumpa juga dengan orang lain, entah itu dimana dan bisa klik karena punya tujuan yang sama. Dalam setiap perjalananku destinasi bukan tujuan utama, tapi lebih proses perjalanan menuju ke destinasi tersebut…Jika mencapai destinasi tersebut merupakan sebuah bonus tak ternilai bagiku…. Mari kita lanjut perjalanan saya yang sudah sampai di Penang Malaysia. Sudah lama saya bermimpi bisa menginjakkan kaki disini, Alhamdulillah Allah mengizinkan.

Pejalananku kali ini menuju Penang setelah sempat berkunjung ke Singapore karena suatu urusan. Dari Singapore menuju Malaysia karena jaraknya dekat saya mengunakan bus. Entah mengapa Penang yang saya pilih karena disana banyak peninggalan jaman kolonial, melayu dan peranakan (atau karena dari kecil saya sangat suka bangunan gothic). Saya pilih naik bus karena lumayan murah dibandingkan naik pesawat (lumayan untuk menghemat karena perjalanan saya masih sangat panjang entah sebulan atau bahkan lebih mengikuti angin berhembus saja). Saya pilih naik bus malam dari Singapore menuju Penang agar tidak keluar lagi biaya penginapan, karena tiba di Penang sudah pagi hari jadi di bus tinggal bobo manis.

Setelah cari info sana-sini bus yang saya pilih jatuh pada Bus Sri Maju harga tiketnya lumayan murah di banding dengan bus-bus lain, saya membeli tiket langsung di Golden Mile Complex. Setelah kurang lebih 40 menit perjalanan tibalah di imigrasi Singapore, saya langsung turun menuju gedung imigrasi sesampainya disana antrian sudah mulai panjang. Proses imigrasi berjalan tertib dan petugas imigrasi langsung menstempel paspor saya. Setelah proses selesai langsung menuju bus untuk melanjutkan lagi perjalanan ke Malaysia. Ternyata gak sampai lima menit bus mengantarkan ke  gedung Imigrasi Malaysia untuk distempel, antrian disini tidak terlalu tertib dan petugas imigrasi tidak terlalu ketat memeriksa barang-barang. Setelah distempel saya pun lanjut naik kembali ke dalam bus “Selamat Datang di Malaysia”.

Kursi bus yang saya tumpangi pun nyaman dengan AC dingin sehingga enak untuk melanjutkan tidur, karena badan sudah terasa capek seharian berkeliling Chinatown, Orchard Road dan Bumboat Ride Singapore. Alhamdulillah tepat pukul 05.30 bus sudah tiba di terminal Sungai Nibong, saya lanjut mengambil ransel dan beranjak turun, di terminal ini terdapat dua lantai lengkap dengan musolla, kamar mandi dan kantin. Saya lalu bebersih dan melanjutkan sholat shubuh karena masih ada waktu. Untuk melanjutkan perjalanan ke George Town Penang saya naik bus 401 seharga RM2 ke Lebuh Chulia. Lebuh Chulia, atau Chulia street ini adalah kawasan backpacker di Penang. Kata orang-orang sekitar, “Chulia street is a putih people stay in Penang.” Chulia street ini letaknya di kawasan china town dan little India. Tidak heran orang-orangnya berisi dua rumpun. Tidak sulit mencari hotel disini, setelah berjalan saya menemukan Roommates Penang, saya memilih female dorm tarif RM30/bed per night.

Female Dorm
Sesama Para Backpacker di Roommates Penang
Di Penang terdapat terminal namanya Komtar, disetiap halte terpampang nomor bus dan jurusannya, jadi cukup mudah jika backpackeran disini. Jika tersesat tinggal bertanya dengan warga sekitar, bahasa disini mengunakan bahasa Melayu dan Inggris. Setelah check ini hotel saya lalu keluar hotel untuk mencari makan, menurut sahabat saya yang orang Kuala Lumpur, Penang itu surganya “Food Hunting”. Makanan disini didominasi masakan Melayu dan India seperti yang saya makan Nasi Sotong RM2 dengan Es Teh Tarik RM1,5 total RM3,5 untuk sekali makan.

Setelah makan lalu berjalan-jalan dan melaksanakan sholat dzuhur di Masjid Kapitan Keling. Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Penang Museum di Lebuh Farquhar tak jauh dari hostel tinggal jalan kaki saja, bangunannya klasik dan tiket masuknya RM1. Kemudian berjalan ke Armenian street melihat bangunan-bangunan peninggalan kolonial yang klasik. Tak terasa waktu sudah sore perjalanan saya lanjutkan menuju Batu Feringgi Beach dengan bus 101 seharga RM2,7 langsung turun halte Batu Feringgi Beach. Kurang lebih 20-30 menit. Batu Feringgi Beach adalah pantai di Penang yang menyerupai Pantai di Seminyak, Bali. Terdapat resort, tukang kelabang rambut, ada tempat-tempat bersantai dan gazebo yang disewakan. Bedanya, di sini ada water sportnya seperti Banana Boat dan Parasailing. Tarif Banana Boat per orang RM10 dan Parasailing RM175.

Lebuh Armenian
Setelah puas bersantai di Batu Feringgi Beach waktu menunjukkan pukul 19.00 malam tak terasa menikmati suasana di pantai ini. Saatnya kembali menuju hotel, saya menuju Komtar dulu RM2,7. Dari Komtar saya jalan kaki ke Chulia Street, hmmm jauuuuuuhhh yaa…Ketika malam hari di Chulia street banyak kios-kios pedagang emperan atau PKL yang berjualan aneka makanan di sepanjang jalan. Banyak pilihan makanan, tetapi tanyakan dahulu ke penjual akan kehalalannya bagi yang muslim. Saya sempat minum jus segar mix fruit harganya RM2. Makanan yang dipilih juga banyak ada nasi goreng, bihun goreng dan lain-lainnya dibandrol dengan harga RM3 per porsi. Untuk air mineral lebih baik beli di toko-toko saja harganya RM2 jika minimarket agak mahal.

Fee Singapore – Penang :
1.      Bus Sri Maju
website : http://www.srimaju.com/agentwebsite/srimaju/search-result.aspx
Depart Time 21.00 – Bus Routes Golden Mile Complex Singapore  – Sungai Nibong Penang harga SGD 42.00 untuk dewasa dan anak-anak semuanya sama
2.      Sungai Nibong  - Georgetown (kawasan Lebuh Chulia) naik bus 401 harga RM2
3.      Bus 101 dari Lebuh Chulia – Pantai  Batu Feringgi  pulang pergi total RM5,4
4.      Tiket Masuk Penang Museum RM1

Penginapan di Penang :
a.      Roommates Penang
B Lorong Chulia, Jalan Chulia, Georgetown Penang, Malaysia RM30/bed/night female dorm atau book melalui Hostelworld
b.      MUNTRI HOUSE . 48, Jalan Muntri. dorm RM23, single dorm RM45, other RM59
c.       KIMBERLY HOUSE. No.59, Kimberley street
d.      RYOKAN@MUNTRI STREET. 62, Muntri street dorm ladies only RM30.17, mix RM28.45
e.      RED INN HERITAGE GUESTHOUSE. No.15 love lane,single bed RM21/26, dorm mix RM17.24
f.        APOLLO IN. 7, Jln sngai ujon, dorm mix (6) RM50
g.      MALABAR. 26&28, Lebuh Cintra, single room + share bathroom RM50
h.      RED INN COURT HOUSE. 35&C, Jln Masjid Kapita,  mix dorm RM26
i.        RED INN PENANG. 55 Love lane, RM73
j.        D MO INN. 286 Lebuh Chuli, RM45/51/53
k.        DAY & NIGHT GUESTHOUSE. 319,Chulia Street, RM39/47
l.        CRYSTAL GUESTHOUSE. NO.294, Lebuh Chulia, RM47/67
m.    CINTRA HERITAGE HOUSE (6042628232, Double from RM37
n.      TOFU CAFE BEDS BIKES (6014861850). 284 Lebuh Pantai, dorm beds RM10, double pod RM19
o.      MOONTREE 47 (6042644021). 47 Lebuh Muntri, Doubles from RM15/23

Kuliner Penang :

1.      Tau Sar Pheah adalah sejenis pia Jogja yang berisi kacang hijau, jika kamu mampir di Penang wajib dicoba rasanya enak dan renyah dapat dibeli  Him Heang : Established in 1948, this is very popular with locals and visitors to Penang. Main outlet : 162A, Jalan Burma, 10050 Pulau Penang, Telp : 04 - 228 6130 harga sekitar  RM13

Him Heang
Tau Sar Pheah
2.      Ali Nasi Lemak Lebuh Pantai ini kuliner yang wajib dicoba jika berkunjung ke Penang. Nasi yang berisikan lauk ayam, ikan, sotong, telur dan ikan bilis, berikut alamatnya 19, Lebuh Pantai, George Town, 10300 George Town, Pulau Penang, Malaysia Phone : +60 16 - 407 0717 harga sekitar RM1.70

Ali Nasi Lemak Daun Pisang
Penampakan Nasi lemak daun pisang
3.      Rojak Pasembur adalah makanan tradisional yang terbuat dari macam sayuran dan buah disiram dengan kuah, makanan ini sangat popular di Penang dan layak dicoba rasanya “SEDAP”.  Rojak Pasembur yang sangat terkenal berlokasi di Pasembur Pulau Mutiara atau lebih di kenal “Pasembur Menari” berada di gerai No. 9 Anjung Gurney milik Bapak Ayub Khan RM7

Rojak Pasembur
4.      Nasi Kandar atau kalau menurut saya sebagai orang Indonesia, seperti makanan ala rumah makan Padang. Restaurant Nasi Kandar Line Clear Next to 117, Penang Road 10000, Georgetown, Penang

Nasi Kandar

5.      Chendul atau adalam bahasa Indonesia Cendol, Jika berkunjung ke Penang cobalah chendul enak yang sangat terkenal disini beralamat di Penang Road Famous Teochew Chendul 27 & 29 Lebuh Keng Kwee, 10100 Georgetown, Penang, Malaysia. Contact : +604 262 6002  Opening Hours: Mon-Fri 10.30am - 7pm / Sat & Sun 10am - 7.30pm RM2.10

Chendul Penang
Bersambung Penang Day 2 : Penang Street  Art  &  Penang Hill Part-2
Assalamulaikum…


Kamis, 28 April 2016

Singapore Day 3 : The Last Day

Singapore Day 3 : The Last Day

19 Maret 2016
Assalamulaikum…

Bangun pagi dengan rasa lega sebab kaki yang semalam pegal – pegal sudah mulai enak. Waktu check out di hostel ialah pukul 12.00 siang. Tapi pukul 10.00 pagi saya sudah check out. Sebab ingin cepat, Saya titip backpack yang besar dekat receptionist dulu. Nanti sore saya akan ambil lagi.  Malam hari saya akan melakukan perjalanan Singapore – Penang Malaysia dengan Bus Sri Maju dari Golden Mile Complex pukul 22.00 malam sehingga masih ada waktu untuk jalan – jalan.



Dari MRT Bugis lalu saya menuju ke MRT Orchard hendak jalan - jalan di Orchard Road. Kata orang, Orchard Road ini adalah tempat shopping yang lengkap, Mari kita lihat! Sebenarnya saya bukan hendak shopping, tapi ingin berjumpa dengan seorang kawan yang sudah lama tidak ketemu, mumpung disini jadi sekalian temu kangen dan berbincang – bincang serta makan siang bareng.

Sago Lane

Tak terasa saya dan Jamie sudah lama di Orhard Road hingga malam, saatnya untuk kembali ke hostel dan  dilanjutkan menuju Golden Mile Complex. Sesampainya di hostel, saya lalu pamit ke receptionist. Hostel tempat saya menginap ini sangat recommended. Dorm bersih, tempat tidur tersedia selimut, toilet bersih, friendly & helpful staff, free flow all-day breakfast, location dekat dengan MRT (dalam 15 menit jalan kaki), banyak attractions nearby dan harga pun quite affordable. Paling penting ada wifi dalam kamar. Perjalanan saya lanjutkan  dari Bugis MRT – Stasiun Nicoll Highway, merupakan stasiun terdekat menuju Golden Mile Complex.
Toko Souvenir Dekat Hostel

Kawasan Golden Mile Complex itu seperti ITC kalau di Jakarta, disana terdapat berbagai travel agent untuk bus lintas negara seperti ke Kuala Lumpur dan Thailand. Harganya pun bervariasi disesuai saja dengan budget. Pelayanannya pun sangat ramah saya membeli tiket bus Sri Maju jurusan Golden Mile Complex – Penang  berangkat pukul 22.00 dengan harga $42 dan mendapat air mineral.
Sesuai pengalaman saya sangat merekomendasikan bus Sri Maju karena pelayanannya yang menyenangkan dan ramah, sangat pas untuk melanjutkan perjalanan lintas negara dengan bus. Untuk reservasi bus bisa book melalui easybook.com.

Sleeper Bus Sri Maju yang akan mengantar saya Singapore - Penang


Getting There by Airplane :
1.      Menuju Singapore banyak sekali penerbangan dari Jakarta maupun kota – kota besar lain di Indonesia bisa mengunakan Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Air Asia, Jetstar dllnya
2.      Menuju Singapore via Batam bisa mengunakan Ferry yang jadwalnya bisa dicek http://www.batamfast.com/booking/searchresults.ashx atau http://www.sindoferry.com.sg/
3.      Untuk mencapai berbagai lokasi di Singapore dari Bandara Internasional Changi terdapat MRT berbagai tujuan seperti MRT Bugis, MRT Litle India, Orchard Road dllnya
4.      Bisa Juga mengunakan taxi seperti Uber Taxi 

Penginapan :
1.      Shophouse The Social Hostel
48 Arab Street Singapore 199745
Email : ask@shophousehostel.com
Call Us : +65 6298 8721
Whatssap Us : +65 9060 12841
2.      Sleepy Kiwi Backpackers Hostel
55  Bussaroh Street  Singapore 199471
Call Us : +65 9695 9331
3.      Bunc @Radius Hostel at Clarke Quay
36 South Bridge Road Singapore 058670
Call Us : +65 6396 3933
Lokasinya berjarak 10 menit berjalan kaki dari Clarke Quay yang merupakan salah satu pusat hiburan malam terkenal di Singapore

Beberapa tempat Makan Halal di Singapore :
1.      Kampung Glam CafĂ©
Menu Favorit : Mee Rebus, Mee Siam, Soto Ayam, Nasi Lemak, Roti Kirai, Gado - Gado
Harga : mulai $7
Buka : 8am - 2 am Daily
Alamat : 17 Bussorah Street Singapore 199438

Call Us : (+65) 6294 1697
Email : kgcbk@yahoo.com 
Menu Makan di Kampung Glam Cafe

2.      Qiji Restaurant
Menu Favorit : Nasi Lemak, Laksa.
Harga : mulai
$4,2
Buka : 9.30 am to 10.00 pm
Alamat : 160 Rochor Road Singapore 188435
Lokasi : Bugis Street kawasan Bugis Village
3.      Anjappar Restaurant
Menu Favorit : Rice Bowl Briyani (ukuran jumbo untuk 2 orang), roti prata
Harga : mulai
$4
Alamat : 160 Syed Alwi Road, Singapore - 207678
Lokasi : MRT Farer Park, exit MRT menuju mustafa center, tempatnya di seberang mustafa
Delivery Call : 6777 6777. free of delivery charges. Minimum order value is only S$ 30/-
4.      Ananas Cafe
Menu Favorit : Rosted Chicken Rice, Nasi Lemak, Laksa
Harga : mulai
$2
Lokasi : MRT Ang Moo Kio, exit MRT menuju bus interchage, cafe berada di sebelah kiri jalan
5.      zam zam Restaurant
Menu Favorit : Chicken Briyani (jumbo untuk 3 orang), Teh Tarik
Harga : mulai
$6,5
Lokasi : depan Sultan Mosque
Alamat : 697 North Bridge Road Singapore 198675
Telp : 6298 6320

How to get to and away Golden Mile Complex :
1.      By MRT
The closest stations are "Nicoll Highway" (CC5, Circle Line, 5min walk) and "Lavender" (EW11, East-West Line, 10-15min walk)
2.      By Bus
Several public bus lines stop right outside the Golden Mile Complex:  7, 32, 51, 61, 63, 80, 100, 145, 175, 197, 961, 980
3.      By Taxi
Golden Mile is relatively central located so a taxi ride should be affordable.
taxi charge examples:
Taxi to Little India: $4-5
Taxi to Downtown Singapore: $5-6

Bersambung Penang Day 1 : Road Penang Street  Art  Part-1

Assalamulaikum…

Singapore Day 2 : Chinatown & Bumboat Ride at Clarke Quay

18 Maret 2016
Assalamulaikum…

Memasuki hari kedua di Singapore, bangun pagi, mandi dan sholat lalu keluar kamar untuk duduk – duduk sambil menikmati udara pagi di balkon hostel. Lepas itu lalu breakfast yang disediakan oleh hostel sambil membuka PC, mencoba cek email – email yang masuk serta memberi kabar IBu Bapak tentang keberadaanku.

Setelah itu di dekat hostel tempat saya menginap menjual tiket attractions dengan harga yang lebih murah. Saya membeli tiket Bumboat Ride. Harga aslinya $18 tapi saya dapat harga $16 saja, entalah kenapa penjualnya memberi saya discount. Hehe suatu keberuntungan saja. Disana juga menjual  tiket USS, Singapore Flyers, Singapore Zoo, dengan discounted price.

Sebelum berangkat menuju ke Chinatown, saya membeli Tourist Pass dekat counter tiket Bugis MRT. Tourist Pass ini memperbolehkan kita naik MRT atau Bus secara unlimited. Senangnya saya membeli pass untuk 2 hari penuh dengan harganya $16 (deposit $10 kembali setelah selasai cardnya dikembalikan). Akhirnya saya sampai juga di Chinatown MRT kira – kira jam 10 pagi dengan kamera yang sudah dicharge penuh. 



Bangunan – bangunan di Chinatown sangatlah menarik buatku. Kiri kanan warna – warni. Di Melaka pun saya tertarik dengan bangunan - bangunan seperti ini. Chinatown disini juga sebagai UNESCO World Heritage Site, pemilik tidak boleh sesuka hati merenovasi bangunan. Mengingat tempat ini kaya sangat dengan budaya masyarakat Cina. Setelah berputar – putar lelah juga kaki, akhirnnya kembali lagi menuju hostel untuk istirahat dan nanti sore kembali lagi untuk jalan – jalan ke Bumboat Ride.






Sekitar pukul  5 sore, saya hendak pergi menuju Clark Quay naik Singapore River Cruise (ataupun Bumboat). Tiket sudah dibeli dekat receptionist hostel dengan harga $16; lebih murah sedikit dibandingkan dengan harga asalnya sekitar $18. Sengaja keluar hostel sore hari supaya bisa melihat senja sore di Marina Bay. Hehehe. Perjalanan dari MRT Bugis menuju MRT Qlarke Quay butuh waktu 30 menit dengan berganti train 3 kali. Lalu keluar passageways daripada Central mall ini belok kiri dan berjalan sepanjang jembatan.







Dari sepanjang jembatan sudah tampak jeti boat. Akhirnya sampai juga didekat jeti Qlarke Quay. Untuk memasuki pintu masuk boat maka akan dibunyikan loceng (tanda sudah boleh naik boat) saya lalu berlari, berebut hendak naik duluan hehe. Karena ingin dapat posisi yang asik untuk menikmati senja sore di negara orang. Di Dalam boat yang saya tumpangi hanya ada 7 orang termasuk ada satu keluarga dari Surabaya yang sedang berlibur di Singapore. Lama berkeliling dengan Boat Ride ini adalah 40 menit tampak pemandangan Marina Bay Sands, butik LV, Merlion dan lain – lainnya. Setelah itu kembali menuju jeti Clarke Quay, selepas boat berhenti saya lalu turun cepat cepat, hari sudah mulai gelap.



Saya sampai di Bugis sekitar pukul 07.30 malam. Sholat, setelah itu beli Nescafe O Ais dekat Zam Zam (dahaga sangat) lalu kembali menuju hostel. Persimpang dekat hostel saya itu ada restoran Arabic-themed, restaurant ini hanya buka malam hari saja. Banyak orang yang datang untuk untuk menghisap shisha.

Saya mempercepat langkah untuk mencapai hostel, karena badan dan kaki sudah lelah sekali. sesampainya di hostel langsung saja mandi dan menempel salonpas koyo untuk menghilangkan rasa pegal – pegal di kaki. Baru sekitar pukul 10.00 malam, masuk traveller 2 orang Amerika Latin Jennifer dan Anna yang berasal dari Peru,  Jennifer dan Anna sangat friendly, mereka sudah banyak travel ke berbagai negara termasuk Indonesia.  Tak lama kemudian masuk lagi 2 orang traveller dari France mereka friendly juga. Sebelumnya mereka sudah travel selama 1 minggu di Malaysia, lalu Bali, sekarang baru sampai Singapore. Mereka semua sudah banyak travel ke berbagai negara di Europe, US, Egypt, Japan, China, India. Obrolan bersama merekan menjadi Inspirasisaya untuk menjelajah dunia. But they're all in their late 20's. So yeah, my time will come too. Soonnn. Pukul 12.00 malam saya baru ingin tidur.  Besok malam perjalanan dilanjutkan menuju Penang Malaysia. Good night Singapore.

Bersambung Singapore Day 3 : The Last Day
Assalamulaikum…










Singapore Day 1 : Gardens By The Bay

17 Maret 2016
Assalamulaikum…

Selesai mandi dan sholat saya bersiap untuk keluar jalan – jalan.  Sebelum itu saya mengambil peta yang tersedia di lobby hostel buat antisipasi kalau tiba-tiba nyasar hehehe. Saya berjalan kaki keluar daripada area Arab Street (saya  tidak begitu ingat sebenarnya Bugis MRT itu  letaknya didekat mana), saya masuk dalam Bugis Junction, keluar Bugis Junction. Bugis Street jual bermacam – macam pernak - pernik seperti baju, cenderamata macam fridge magnet, tshirt, bag, semua ada. Tapi saya tidak beli apapun. Sebab, pegawai hostel memberitahu dekat sini fridge magnet 5pcs for $10. Tapi dekat Chinatown lagi murah, 7pcs for $10.

Sebelum jalan – jalan saya membeli segelas orange juice $1.50. Pure juice tidak ada tambah gula. Best! Tidak sempat ambil gambar, keburu haus dan masuk perut hehehe... Dari Bugis Street saya bergegas menuju ke Bugis MRT untuk naik train ke Bayfront MRT. Saya hendak ke Gardens By The BayKeluar dari MRT melalui jalan bawah tanah terus nampak Marina Bay Sands. Benar – benar rasa Singapore. Yeah.. Dari sini tampak dekat Super Trees. Hahaha sudah terlihat Super Trees. So they have 22 meters high skybridge yang menghubungkan one supertrees to another. Saya hendak naik ke atas. Tiketnya pun tak mahal  $8 saja. Terus beli tiket, dan naik menggunakan lift. Inilah view yang paling menarik, Masyaallah cantik, Semua tampak kelihatan (tengok kiri kanan).














Sebenarnya kalau datang kesini malam hari pasti bagus karena ada light show, ada lampu kelap – kelip juga. Gardens By The Bay ini terletak di belakang Marina Bay Sands. Perjalanan pulang ke hostel sangatlah ramai di dalam MRT. Padahal weekdays, oh ternyata berbarengan dengan orang – orang Singapore yang pulang kerja. mengingat MRT disini panjang jadi masuk saja walau tampak penuh orang.

Sampai dekat Bugis, saya singgah sholat jamak Maghrib & Isya dekat Sultan Mosque. Kebanyakan selama perjalanan saya menjamak sholat, semua saya kondisikan dan sesuaikan. Sebagai Musafir kan Islam itu memudahkan kalau memang dalam perjalanan.



Keluar dari masjid waktu sudah menunjukkan pukul 08.10 malam, saya baru teringat belum makan sejak pagi. Di seberang jalan belakang masjid itu ada restaurant muslim. Saya masuk Restoran Zam Zam menurut informasi disini terkenal dengan Nasi briyani kambing & martabak daging. Ramai juga didalam restaurant ini. Sementara saya sedang berpikir hendak makan apa, saya melihat gambar menu didinding. Martabak daging, ayam , kambing semua harga $6, $8, $12 . Sebenarnya sih itu sudah harga standard, but I cannot help it, I keep converting the rates. Last last saya jadinya order Roti Telur dengan Teh O Ais total $2.80 Hahaha Murahhh, itupun sudah kenyang, dan bumbu kari di restaurant ini memang juara (Maknyus kalau menurut Pak Bondan).



Sesampainya di dorm,  saya langsung mandi dan tidur untuk recharge energy untuk besok jalan –  jalan lagi. Good Night Singapore, have a nice dream.
Bersambung Singapore Day 2 : Chinatown
Assalamulaikum…

















Kumpul Bareng Menikmati Hostel SubWow di Bandung

Perjalananku selalu mempertemukan dengan orang – orang hebat yang sehati dan sefrekuensi, biasa aku penyebutnya begitu. Weekend kali ini t...