Minggu, 15 Desember 2019

KESERUAN STAYCATION di DRIAM RIVERSIDE, dan MENJAJAL WAHANA UJI NYALI


Perjalanan Jakarta – Cimahi cukup menempuh 3 jam 21 menit dengan kereta. Argo Parahyangan yang aku tumpangi berangkat tepat waktu, aku duduk bersama Cece Lim sambil berbincang, dan sesekali melihat pemandangan dibalik kaca kereta. 

Kereta tiba tepat waktu di stasiun Cimahi, lalu aku mengambil handphone untuk memberi kabar Bang Boim, aku sudah menunggu di kursi ruang tunggu stasiun. Tak berapa lama, kami semua sudah berkumpul 8 orang, lalu menuju pintu keluar stasiun, karena mobil jemputan sudah menunggu.

Di depan Woza Restaurant
Foto oleh Fajar

Jarak stasiun Cimahi – DRIAM riverside lebih kurang menempuh 45 menit dengan kendaraan roda empat. Tak terasa kami pun tiba dipintu masuk DRIAM riverside, sekilas membaca kata-kata “UJI NYALI”, apakah itu?, langsung penasaran kan?.




Ketika kami tiba disambut dengan ramah oleh para staff DRIAM riverside, dan tentu “Welcome Drink”, beserta beberapa cemilan yang sangat mengugah mulut untuk langsung dikunyah. Lalu duduk bersama dan berkenalan sebelum beristirahat sejenak di kamar. 


View depan Kamar Family Riverview
Foto oleh Fajar

Lepas berkenalan, Aku dan kawan-kawan lain langsung menuju kamar, kami menempati family riverview dengan dua ruangan, terdapat satu tempat tidur king dan 2 tempat tidur twin, serta dua kamar mandi. Kamar ini memiliki dua balkon yang langsung menghadap taman dan sungai. Setalah rehat, tepat pukul 13.30 Bang Boim menjemput untuk melakukan aktifitas disekitar DRIAM riverside.

DRIAM RIVERSIDE, CIWIDEY

DRIAM riverside merupakan salah satu destinasi wisata di wilayah Ciwidey, Bandung Selatan, yang tentu berudara sejuk dan hutan bambu. Menempati area lebih kurang 3 hektar, menyajikan resort, dengan wisata alam lengkap dan kekinian.

View DRIAM riverside via udara
foto oleh Bang Juan

View DRIAM riverside dari udara
foto oleh Bang Juan

Resort ini juga mengusung konsep “ONE STOP TOURISM DESTINATION”. Memiliki 29 kamar terdiri dari :

·         8 kamar deluxe standart
·         15 kamar deluxe riverview
·         1 kamar family barack
·         1 kamar family room
·         2 kamar family riverview
·         1 kamar family living riverview
·         1 kamar DRIAM suite
·         Extra bed

Suasana depan Resort

Suasana Balkon kamar, bisa untuk ngopi sambil berbincang

DRIAM riverview selain memiliki beberapa tipe kamar, dan juga fasilitas lengkap, seperti : wisata alam, ruang serbaguna, tempat pertunjukan, restaurant, food court, tempat ibadah, spot swafoto, meeting room, serta keunikan khas DRIAM riverview, yang bisa kamu nikmati jika datang langsung. Yang membedakan DRIAM riverside dengan penginapan lain adalah diapit sungai ditengahnya, berbentuk rumah kayu. Ketika berdiskusi dengan Bang Boim, karyawan di DRIAM riverside ini juga 90%  warga sekitar Ciwidey dan hanya 10% diluar Ciwidey.

Kamar Family Riverview

Kamar Mandi, dengan toilet duduk dan shower

Tak berapa lama, kami tiba food court untuk makan siang, lalu menjajal satu persatu wahana yang ada di penginapan ini. Jika kamu tidak menginap di DRIAM, jangan takut masih bisa koq menikmati beberapa wahana yang ada disini, dengan syarat membayar tiket masuk dan tiket masing-masing wahana yang akan dicoba.

NAH, INI ADAA BEBERAPA WAHANA yang bisa KAMU coba antara lain :

·       Tarzan Swing
Ini wahana pertama yang aku naiki, yang jelas bikin jantung deg-degan. Pertama duduk langsung ditarik ketengah ya bisa liat sungai dibawahnya, sekitar 15 meter.

Andrew, Mencoba Wahana Tarzan Swing
·         Memanah
Adalah salah satu olahraga yang aku coba, mencoba focus dan sabar agar tepat sasaran.

Irene mencoba memanah,
Foto oleh Kang Ricky DRIAM

Bang Boim mencoba wahana memanah

·         Bamboo Bridge
Wahana kekinian yang eksotis, salah satu spot swafoto favorit aku di DRIAM riverside. Jembatan ini hanya memiliki kapasitas 6 orang.

Bamboo Bridge

·         Hover Tent
Wahana ini sama dengan Tarzan Swing, namun bedanya mengunakan seperti tenda yang ditarik ke tengah sungai, seru dan tetep bikin deg-degan tapi nagih sih.


Nah ini, Cece Lim mencoba Hover Tent

Irene juga mencoba wahana Hover Tent
·    Double Swing
  Kalau ini wahana seperti ayunan, bisa dilakukan oleh dua orang, kebetulan aku kemarinbersama Andrew.

Wahana double swing

·        BIG Swing
Nah, ini raksasa ayunan yang lokasinya disebelah WOZA restaurant. Ayunan ini asik banget, namun nggak berhenti buat teriak-teriak , awalnya takut tapi terus bikin nagih.

aku mencoba Wahana Big Swing

·        
River Tubing
Wahana air yang aku coba, setelah mengunakan pakaian yang sudah disediakan lalu helm, sepatu, pelampung dan masing-masing membawa ban. Olahraga air siap dimulai.


River Tubing

Fun Games setelah River Tubing

Nah, kebaca kan?,  maksud uji nyali diawal yang aku tulis. Ini tentang wahana yang harus kamu coba jika berkunjung ke DRIAM riverside

Wahana Wisata Alam    :

Harga tiket Masuk Rp. 15.000,-/orang  (catatan :  untuk tiket masing-masing wahana beda lagi ya).
Jam Operasional               :
Weekday jam 09.00 – 17.00
Weekend jam 09.00 – 18.00


WOZA Restaurant

Diakhir kegiatan menikmati DRIAM riverside, kami makan NASI BAMBU KHAS WOZA Restaurant. Rasanya sungguh nikmat hingga butiran nasi. Disajian dalam piring lebar terdiri dari nasi bambu (nasi dalam bambu dengan lapisan janur, lalu ditarik), dengan lauk lengkap berupa tumis toge, tempe tahu, ayam goreng, sambel dan lalapan.

Jika kamu mampir disini wajib deh mencoba Nasi Bambu Chef Irwan Olang. Restaurant ini dihiasi dengan lukisan 3 D yang bisa dijadikan lokasi berfoto dengan view sungai Ciwidey dibelakangnya, menjadikan betah berlama-lama menikmati pemandangan disini.

Woza restaurant  yang mengunjungi tidak hanya wisatawan domestik, namun juga dari luar negeri seperti Singapura dan Malaysia. Restaurant ini buka setiap hari dari jam 10.00 hingga pukul  22.00 malam.



Berbincang dengan Irene

Nasi Bambu

Aneka Minuman Khas Woza Restaurant

Catatan :
1.       Jangan lupa bawa lotion anti nyamuk
2.    Perbanyak cemilan, karena resortnya bikin mager keluar kamar. Walaupun kamu bisa sih pesan di Woza restaurant yang buka setiap hari dari pukul 10.00  hingg pukul 22.00 malam.
3.       Bawa baju renang dan kacamata renang, karena terdapat kolam renang.

DRIAM RIVERSIDE

Jalan Soreang – Ciwidey Km. 25, Pasirjambu, Bandung – Jawa Barat 40972
Telp                    : 022 – 859 212 10 / 859 212 82
Whatssap            : 0812 – 1213 0049                           
Email                  : reserv@driamriverside.com
Instagram            : @driamriverside
Facebook            : driamriverside
Website               : www.driamriverside.com






Selasa, 10 Desember 2019

Pentingnya Pendidikan Karakter dan Digitalisasi di Sekolah

Minggu lalu aku mengikuti cara Temu Blogger yang diadakan oleh Kemendikbud, bertempat di aula Perpustakaan. Ini merupakan bagian dari acara Pekan Temu Kepustakaan Kemendikbud 2019.

Acara dibuka dengan dua narasumber dari Kemendikbud yaitu Pak Ade Erlangga sebagai Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) dan Pak Hasan Chabibie sebagai Kepala Bidang PengembanaganTeknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Website Kemendikbud.

Pak Ade memaparkan bahwa infrastruktur itu penting dalam dunia pendidikan, namun ada yang lebih penting yaitu pendidikan karakter. Menurut beliau " Infrastruktur yang bagus pun tidak cukup menghasilkan sebuah hasil pendidikan yang hebat, untuk itu peran guru sangat penting dalam membangun pendidikan karakter itu sendiri, karena guru itu ditiru dan guru dapat mengukir sejarah hidup seseorang".

Sikap-sikap Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 87 tahun 2017 yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.


Foto Bersama

Pak Hasan Chabibie dan Pak Ade Erlangga

Membicarakan pendidikan karakter tentu sangat penting. Karakter adalah ciri khas individu yang ditunjukkan melalui cara bersikap, perilaku, bertindak dalam kehidupan bersama masyarakat. Anak memiliki karakter yang baik akan menjadi dewasa yang mampu mengambil keputusan yang baik dan bertanggungjawab.

Ada beberapa karakter yang perlu ditanamkan pada anak di lingkungan sekolah :

a. Karakter Religius
Pentingnya karakter religius menumbuhkan skap dan perilaku saling menghormati dan bertolerasi akan keberagaman.
b. Cinta Kebersihan dan Lingkungan
Menanamkan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
c. Sikap Jujur
Bersikap jujur ini penting sekali ditanamkan pada anak-anak dan tentu akan memberikan dampak positif. 
d. Sikap Peduli
Menanamkan sikap peduli pada anak  merupakan tindakan selalu ingin memberi bantuan kepada orang lainyang membutuhkan.
e. Rasa Cinta Tanah Air 
Sikap cinta tanah air atau bisa disebut nasionalisme merupakan cara berpikir, bertindak dan berwawasan menempatkan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi.




Pak Hasan Chabibie sebagai Narasumber dari Pustekkom

Beberapa sikap melalui penanaman karakter anak di lingkungan sekolah dapat menumbuhkan sikap anak tumbuh dan menjadi pribadi yang yang cerdas dan baik. Kebetulan aku pengen cerita sedikit tentang kegiatan relawan yang pernah diikuti, berbagi pengalaman bagaimana mana mengajar anak-anak Sekolah Dasar di daerah tertinggal, dan pendidikan karakter itu penting sekali ditanamkan disekolah sejak dini.

Ketika aku menjadi volunteer di daerah tertinggal

Pemaparan acara temu blogger ini juga tidak hanya berdiskusi tentang pendidikan karakter, namun juga pengenalaan digitalisasi di sekolah.

Menurut Pak Hasan Chabibie pentingnya digitalisasi di sekolah dengan mengunakan portal “Rumah Belajar”. Rumah belajar merupakan sebuah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar dan fasilitas komunikasi serta interaksi antar komunitas.




Rumah Belajar dapat diakses secara online maupun offline.Dapat diakses secara mudah melalui PC, Laptop, maupun smartphone (tersedia di android dan playstore). Rumah belajar merupakan pengembanganportal yang diluncurkan Pustekkom pada 15 Juli 2011. Melalui aplikasi ini diharapkan sekolah yang berada di daerah Terdepan, Terluar, dan tertinggal (3T) dapat mengikuti kegiatan pembelajaran sebagaimana yang diperoleh sekolah di daerah perkotaan. Aplikasi Rumah Belajar menyediakan delapan fitur utama yaitu : sumber belajar, buku sekolah elektronik, bank soal, laboratorium maya, peta budaya, wahana jelajah angkasa, pengembangan keprofresian berkelanjutan dan kelas maya.

Ke depannya, Program Digitalisasi Sekolah akan diperluas di 34 Provinsi yang sekolahnya berada di desa tertinggal dan sangat tertinggal.  Di era 4.0  banyak sekali tantangan, karena 5 tahun kedepan akan menyebabkan hilangnya 5 juta pekerjaan, dan diperkirakan 65% anak  yang masuk sekolah dasar saat ini akan bekerja pada satu pekerjaan yang benar-benar baru dan belum ada saat ini.
Untuk itu Kemendikbud melalui Pustekkom dengan adanya Digitalisasi di sekolah  diharapkan guru dan murid mengalami pertumbuhan dan terciptanya pendidikan yang berkualitas.

Rabu, 06 November 2019

Tradisi Saparan Desa Sumogawe Kab. Semarang


Perjalanan yang aku lakukan tidak pernah tahu dimana berujung, langkah awal menuju Semarang selepas kegiatan volunteer di Randudongkal, Pemalang.


Di Peternakan Sapi, Desa Sumogawe

Bermodal tiket kereta jogjlosemarkerto dari Pemalang – Semarang, tibalah siang hari aku di Kota Lunpia. Namun, tak biasa Semarang dalam keadaan sejuk menyambutku. Dijemput sahabatku Akbar dengan motor, kami langsung menuju masjid menunaikan sholat Ashar, lepas itu check in dan menyimpan ransel aku di dormitory.

Aku memilih menginap di dormitory karena murah dan nyaman, jadi perjalanan tetap hemat. Esok pagi aku akan dijemput oleh Dini pemilik www.dinilint.com menuju Ungaran, maklum sebagai warga pendatang aku tidak tahu banyak lokasi meeting point perjalanan hari ini.

Perjalanan Semarang – Ungaran membutuhkan waktu lebih kurang 30 menit dengan kendaraan roda empat, namun kemarin sempet nyasar jadi ya agak terlambat. Selepas sampai langsung berkenalan dengan kawan-kawan blogger Semarang, dilanjutkan menuju Desa Sumogawe, Getasan, Kabupaten Semarang.

Pemanfaatan Sampah Plastik

Setelah perjalanan 1 jam, kami tiba di Desa Sumogawe, Getasan, Kabupaten  Semarang Jawa Tengah disambut warga desa dengan meriah dan menyaksikan kirab budaya desa. Lalu dilanjutkan mengikuti tradisi “SAPARAN” Desa Sumogawe.

Buah Duwet

Desa Sumogawe sendiri dari 14 dusun yang terletak di kaki gunung Merbabu, Jawa Tengah. Nah, disini aku ingin bercerita tentang tradisi “SAPARAN” yang diadakan tiap tahun sebagai bukti rasa syukur atas karunia kelimpahan hasil bumi kepada Tuhan Yang Maha esa. Terlihat warga desa sibuk memasak masakan rumah untuk para tamu, karena tamu merupakan sumber rezeki.

Lele Goreng

Sayur Jengkol

Ayam Bakar

Pengalaman aku disini, dalam sehari  makan sebanyak 4 kali, karena jika berkunjung kesetiap rumah tidak boleh pulang sebelum makan, jadi siapin perut dan warga Desa Sumogawe sudah memanfaatkan sampah plastik sebagai pot untuk tanaman di depan halaman rumah.

Tumisan

Semur Daging

Sambel Pete

Lepas mengikuti kegiatan “SAPARAN” perjalanan dilanjutkan menuju perternakan susu yang merupakan salah satu komoditi Desa Sumogawe, jika ingin mengikuti kegiatan tour juga bisa dengan one day trip sekitar Rp.150.000,-/orang.

Peternakan Sapi

Peternakan Sapi

Satu lagi aku ingin share di Desa Sumogawe ini, merupakan desa yang berBHINNEKA TUNGGAL IKA beranekaragam agama ada disini,  tanpa membedakan dan saling bertoleransi satu sama lain. Yuks, datang berkunjung ke Desa Sumogawe, Getasan, Kabupaten Semarang.

Senin, 04 November 2019

Peran Pejalan, dan Kontribusi Menjaga Alam Indonesia


Berbicara tentang Indonesia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia terdiri dari 17.504 atau biasa disebut Nusantara. Dengan jumlah penduduk 270.054.853 jiwa pada tahun 2018. Merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.


Teluk Alulu, Kaltim

Nemo Pulau Karimun Jawa

Negara Indonesia beribukota Jakarta berbatasan langsung dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, Papua Nugini di Papua, dan Timor Leste di Pulau Timor, serta memiliki negara tentangga Singapura, Filifina, Brunei Darussalam, Thailand, Australia dan wilayah Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.


Burung Cendrawasih, Papua

Indonesia memiliki sejarah panjang dan akulturasi budaya dari bangsa lain dari jaman abad ke-7 sejak berdirinya Kerajaan Sriwijaya Hindu – Budha berpusat di Palembang, hingga bangsa Eropa datang pada pada abad ke-15 memonopoli rempah-rempah bangsa ini, Setelah perjalan panjang pada akhirnya merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Dari Sabang diujung barat, Merauke diujung timur Papua, Miangas diujung utara dan Pulau Rote diujung selatan, Indonesia terdiri dari berbagai macam ras, suku, agama, budaya dengan semboyan “BHINNEKA TUNGGAL IKA” yang berarti berbeda-beda namun satu tujuan. Tidak hanya itu Indonesia juga kaya akan keanekaragam hayati terbesar kedua di dunia.

Kaimana, Papua

Lalu sebagai PEJALAN, kamu sudah berkontribusi apa?

Perjalanan mengantarkan banyak pengalaman bagi aku pribadi, dan tentu membuka wawasan yang tidak dapat di sekolah. Bagaimana menghormati kerarifan lokal masyarakat setempat yang didatangi dan belajar adat istiadat setempat, makin membuka cakrawala wawasanku bahwa kita harus berpikir “TERBUKA”.


Sebuah Gerakan  Traveling dan Volunteer

Belajar bersama anak-anak di Desa La Iwa,
Sumba Timur

Dalam perjalanan aku tidak hanya jalan-jalan saja, namun aku ingin berkontribusi baik bagi daerah yang dikunjungi seperti mengajar anak-anak setempat dengan membawa buku, puzzle, bagaimana hidup bersih dan sehat dimulai dari rumah. Semua dimulai dari diri-sendiri baru disebarkan ke orang lain, karena hal baik akan berdampak baik bagi alam sekitar dimulai dari hal kecil, seperti membawa tumbler, tempat makan , sedotan kayu dan lain-lainnya.

Konservasi  Alam Berbasis EKOWISATA BERKELANJUTAN

Lalu GIMANA menjaga alam Indonesia yang KAYA ini, yaitu dengan pengelolaan kawasan atau lahan merupakan hal penting untuk menjaga alam secara berkelanjutan. Kuncinya dalam pengelolaan kawasan adalah bagaimana pengelolaan yang dilakukan dapat menjamin keberlanjutan.


Pemandangan salah satu dermaga di Kabupaten Cilacap

Untuk dapat menjamin keberlanjutan tersebut, salah satu model pengelolaan kawasan yang dapat diterapkan dalam pengelolaan kawasan adalah dengan Ekowisata. Ekowisata merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Hal ini yang pernah aku lakukan ketika menjadi volunteer di Teluk Alulu, Kalimantan Timur. Menyaksikan pembangunan solar panel untuk pembuatan es batu bagi masyarakat setempat, agar para nelayan yang melaut tidak merugi karena ikan hasil tangkapannya membusuk.

Pembangunan Solar Panel di Teluk Alulu

Solar Panel

Nah, minggu lalu aku berkesempatan hadir diacara “Blogger Activity”, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) afiliasi dari The Nature Conservacy,  adalah organisasi konservasi dengan misi perlindungan daratan dan perairan, bertempat di Kedai Kopi C1No1, Senopati, Jakarta Selatan.

Diacara kemarin Usi Sally menjelaskan peran para traveler dalam “Sustainable Tourism” meliputi environment, social, economy dan culture.

Usi Sally Menjelaskan Peran Para Traveler dalam kontribusi terhadap alam Indonesia

Contohnya : Dalam bidang ekonomi YKAN melakukan pemberdayaan masyarakat Papua lewat ‘Koperasi Embun” yaitu pembuatan abon ikan yang berasal dari ikan laut dari Papua. Saat ini olahan abon ikan tersebut sudah menjadi komoditi oleh-oleh khas Papua yang bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia.

APA HUBUNGANNYA KONSERVASI ALAM DAN TABUNGAN ALAMKU

Nah, Jika kamu ingin berkontribusi bagi alam bisa banget loh lewat TABUNGAN ALAMKU dari Bank CTBC Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara. Bisa di cek disini https://www.ctbcbank.co.id/PersonalBanking/Deposits/SavingAccount/Id_CTBCAlamkuAccount.html.
Tabungan Alamku

Tabungan Alamku merupakan produk tabungan hasil kerjasama PT. Bank CTBC Indonesia dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara untuk mengajak kita semua ikut berpartisipasi dalam kegiatan pelestraian alam serta lingkungan hidup di Indonesia.

Manfaat dari Tabungan Alamku dari Bank CTBC Indonesia

Setoran awal jika ingin membuka rekening minimal Rp. 1.000.000,-  dengan suku bunga optimal hingga 5% dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan. 1,25% dari saldo rata-rata bulanan akan didonasikan untuk mendukung kegiatan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).

Foto Bersama bersama Blogger

Foto Bersama Blogger

Yuks, sama-sama berkontribusi dalam menjaga alam Indonesia tetap LESTARI, karena tanggung jawab kita semua untuk pelestraian alam yang berkelanjutan, dimana alam dan manusia  dapat hidup berdampingan serta berkembang bersama-sama untuk pembangunan, maka dari itu dengan membuka rekening  TABUNGAN ALAMKU dari Bank CTBC Indonesia kamu sudah berkontribusi secara tidak langsung. Terima Kasih.








KESERUAN STAYCATION di DRIAM RIVERSIDE, dan MENJAJAL WAHANA UJI NYALI

Perjalanan Jakarta – Cimahi cukup menempuh 3 jam 21 menit dengan kereta. Argo Parahyangan yang aku tumpangi berangkat tepat waktu, a...