Rabu, 12 Agustus 2020

Merdeka Senyum, Bersama Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih

  Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, tepatnya hari ini, 10 Agustus 2020 Pepsodent meluncurkan produk terbarunya yaitu PEPSODENT PENCEGAH GIGI BERLUBANG EDISI SPESIAL MERAH PUTIH.

Acara launcingnya pun istimewa melalui virtual via zoom, mengingat masa pandemi yang belum berakhir, dipandu oleh Mbak Ersa Mayori Merdekakan Senyum Indonesia resmi dibuka. Menurut Ibu Fiona Anjani Foeba selaku Head of Oral Care Marketing Unilever Indonesia, alasan kenapa PEPSODENT meluncurkan produk terbarunya adalah senyuman menularkan energi positif, dan setiap senyuman itu berarti dimasa sekarang. Rumah adalah gudang senyuman, karena seringnya menghabiskan waktu bersama.




Peluncuran pasta gigi edisi spesial merah putih ini, memiliki makna sebagai produk yang menyehatkan bagi masyarakat pada umumnya, tapi juga mempunyai pesan yang sangat penting bagi para pemulung.


PEPSODENT akan menyisihkan 2,5% laba dari penjualan produksi pepsodent edisi spesial merah putih  untuk mendukung kesejahteraan dan kesehatan pemulung dan keluarganya, bekerjasama dengan Kitabisa.com dan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI).




Menurut Ibu Nurdiana Darus, selaku Head of Corporate Affair & Sustainability Unilever Indonesia mengatakan bahwa 2025 Unilever Indonesia berkomitmen mengurangi sampah plastik. Pertama di Indonesia, PEPSODENT dengan kemasan bijak plastik 100%, kemasan dapat didaur ulang  baik kemasan karton maupun tube-nya. Inovasi ini merupakan kelanjutan dari komitmen untuk mengajak masyarakat Indonesia lebih memilih produk yang ramah lingkungan.


PEPSODENT edisi spesial merah putih punya beragam keistimewaan, pasta gigi ini unik berwarna merah putih (mengandung kalsium, fluoride dan zinc), yang melambangkan PERSATUAN BANGSA INDONESIA untuk melawan gigi berlubang. Designnya pun unik mengambarkan ke-Bhinneka-an masyarakat sekaligus komitmen PEPSODENT untuk mengukir senyum diseluruh wilayah Indonesia.



Lalu, kenapa PEPSODENT fokus membantu Ikatan Pemulung Indonesia (IPI)?
·         Bekerja tidak mengenal waktu (pemilihan sampah sesuai dengan harga jualnya)
·         Pandemi COVID-19, kehidupan 4 juta lebih pemulung Indonesia terpukul
 
Untuk itu PEPSODENT memfasilitasi dari sisi kesejahteraan penghasilan pemulung, karena mereka berisiko langsung terpapar Virus COVID-19 dari tumpukan sampah yang menjadi lapangan kerja mereka, dari sinilah perlu perlindungan diri  untuk menyambung kebutuhan para pemulung.


Dan, KAMU dapat berkontribusi dengan membeli produknya PEPSODENT edisi spesial merah putih atau berdonasi di Kitabisa.com, yang nominalnya bakal digandakan dua kali lipat oleh PEPSODENT. Pengumpulan DONASI dilakukan hingga 31 Oktober 2020.




Menurut M. Alfatih Timur CEO of Kitabisa.com, DONASI yang sudah terkumpul akan disalurkan ke Pemulung dan keluarganya berupa paket kesehatan, kebersihan berupa sepatu boots, masker kain, hand sanitizer dan produk PEPSODENT edisi spesial merah putih untuk menunjang kesehatan gigi dan mulut para pemulung.


Support PEPSODENT kepada para pemulung dan keluarganya, juga ada pemerikasaan gigi dan mulut secara gratis, menyediakan sejumlah mesin press sampah plastik untuk para pemulung agar mempunyai nilai jual.

Nah, kemarin saat launching PEPSODENT edisi spesial Merah Putih saya pun mendapatkan produk limited editionnya dan dibuka bersama saat launching.





Harapan PEPSODENT dengan adanya gerakan ini adalah :
·         Tentu untuk teman-teman pemulung bisa bekerja lebih tenang dan nyaman
·         Pahlawan senyum berkontribusi berbuat hal baik
·         Menjaga kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia dan khususnya keluarga pemulung.


Area yang akan dibantu oleh PEPSODENT meliputi 8 (delapan) wilayah meliputi Jawa dan Sumatera. Produk PEPSODENT limited edition ini sudah tersedia ditoko-toko, supermarket, minimarket dengan harga terjangkau, Yuk ramaikan “MERDEKAKAN SENYUM INDONESIA".

Sabtu, 25 Juli 2020

Kuliner Antimainstrem Kramat Kwitang

 

Siapa sih disini yang ndak suka makan?

Pasti jawabnya semua suka makan dunk, sama halnya dengan aku yang hobby makan ini. Masak iya, jajan iya, siapa aja yang ajak kulineran pokoknya hayuuk.

Jadi, minggu lalu aku sengaja berjanji dengan Dita (malesmandi.com) untuk mengunjunginya, sengaja berjumpa pagi hari supaya sarapan bareng. Berangkat dari rumah mengunakan commuter line, lalu turun di Stasiun Gondangdia dilanjutkan dengan taxi online menuju Jalan Kembang Raya, aku memilih turun disebuah minimarket lalu minta jemput Dita, tak lama Dita sudah muncul. Aku lalu menyimpan tas dahulu, lalu menuju kuliner yang pertama dan selanjutnya.


·         MIE AYAM JAMUR BANK BEDO – KWITANG

 Kedai mie ayam jamur Bank Bedo ini terletak dipemukiman padat Jalan Kramat Kwitang 1 H No. 27, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Buka jam 08.00 – 16.00 wib ini selalu ramai pengunjung untuk menikmati kelezatan mie ayam buatan Bank Bedo. Aku memesan mie ayam jamur biasa, karena melihat porsinya yang penuh banget takut ndak habis. Nah, disini tuh banyak pilihan menu yang dapat disesuaikan dengan kapasitas perut KAMU, ada mie ayam jamur jumbo komplit yang berisi mie super banyak, dua bakso, satu pangsit rebus, sayuran, kuah dan ayam cincang yang membuncah selera karena enak dan gurih citarasanya. Mie ayam jamur ini layak jadi rekomendasi dan KAMU musti coba.



·         SATE AYAM CILACAP - KWITANG

 Sate ayam Cilacap memang tidak sepopuler sate Madura, sate Blora, atau sate Ponorogo, namun sate ayam Cilacap yang berada di Jalan Kramat Kwitang 1D No. 20, Senen, Jakarta Pusat ini buka dari jam 08.00 – 18.00, sudah sejak tahun 1963.





 Pengunjung akan disajikan sate ayam dengan dua tusak sate, unik memang sate ayamnya besar-besar jadi makan 5 tusuk saja sudah kenyang. Sate ayam Cilacap ini juga tempatnya di rumah sederhana. Harga per porsi sate ayam adalah Rp 60.000/per 10 tusuk.

 

·         MAISON WIENER CAKE SHOP - KWITANG

 Maison Wiener Cake Shop merupakan salah satu toko roti dan kue tertua di Jakarta, didirikan pada tahun 1936 yang masih eksis hingga sekarang  diteruskan oleh generasi ke-3, Heru Laksana. Beralamat di Jalan Kramat II No. 2, Kwitang, Jakarta Pusat, buka setiap hari hingga pukul 19.00, bergaya bangunan Eropa yang masih asli.





Ada berbagai macam  varian roti disini seperti : roti coklat almond, roti bluder keju, onbitjkoek roti tawar, roti manis, kroket, risoles, soes, sosisbrod hingga sourdough ala Eropa.  Harganya pun bervariasi, kalau KAMU berkunjung setiap hari Sabtu akan mendapatkan diskon 30% untuk semua produk. Maison Wiener juga menyediakan bangku dan kursi sehingga KAMU dapat menikamati roti favorit lagsung ditempatnya.

 

·         ES KRIM BALTIC – KRAMAT RAYA

 Es krim Baltic termasuk salah satu es krim jadoel di Jakarta, pertama kali dibuat pada tahun 1939 dan hingga kini masih tetap eksis dikalangan pengemarnya. Ada berbagai jenis produk es krim seperti :  ice stick, ice cup, tart ice cream dan ice puter. Varian rasa es krim disini juga banyak  ada cokelat, vanilla, strawberry, kopyor, durian dan nangka.



 Buka : Senin – Minggu pukul 11.00 – 23.00 wib , harga mulai dari Rp 4.500 – Rp 45.000,-  beralamat di Jalan Kramat Raya No. 10-12, Senen, Jakarta Pusat.

 

·         NASI KAPAU UNI UPIK – KRAMAT SOKA

 Nasi Kapau Uni Upik berlokasi di Jalan Kramat Raya No. 13, Senen, Jakarta Pusat, citarasa nasi kapau memiliki kekhasan atau otentik dengan menu khas Bukittinggi. Salah satu yang khas disajian nasi kapau adalah gulai usus sapi isi telur atau disebut tambusu dengan sayur gulai rebung dan kol. Buka sejak makan siang hingga tengah malam menyajikan berbagai macam varian lauk yang mengugah selera, dan masakan uni Upik ini tidak mengunakan MSG.



·         RM IBU KACAMATA

 RM Ibu kacamata ini sudah berusia 55 tahun berada di kawasan Senen ada yang membedakan citarasa lauk disini, aku paling suka gulai kepala ikannya sedap, gurih, terbukti kelezatan yang sudah teruji puluhan tahun.

 Ibu Kacamata alias Ibu Marnis  sudah meninggal pada tahun 2013, sekarang warungnya diteruskan oleh generasi ke-3 yaitu Uda Wendi. Almarhumah Ibu Marnis mengawali warung di Depan Grand Atrium Senen yang kemudian berpindah ke tempat yang sekarang berada di Jalan Kramat Soka, tak jauh dari Coto Makasar Daeng Ngawing.

 

·         COTO MAKASAR DAENG NGAWING

 Buat yang rindu coto Makasar, tak jauh dari pusat kuliner Nasi Kapau terdapat kedai milik Daeng Ngawing. Beliau berasal dari kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Orang Takalar termasuk dalam Suku Makasar, asal  dari makanan coto yang terkenal itu.

 Coto Makasar adalah makanan tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan, yang terbuat dari jeroan sapi  dan daging sapi yang direbus lama, lalu dipotong-potong dibumbui dengan bumbu yang sudah diracik. Disajikan dalam mangkuk kecil dan dinikmati dengan buras dan ketupat.



 Kedai Coto Makasar Daeng Ngawing  ini buka setiap hari dari jam 09.00 – 23.00 wib, beralamat di Jalan Kramat Soka, Senen, Jakarta Pusat.

 

·         JAMU BUKTI MENTJOS PASEBAN

 Sebagai pecinta jamu wajib deh berkujung ke Jamu Bukti Mentjos ini, aku dari jaman bocah suka diajak almarhum eyang minum jamu disini. Minuman favorit aku Beras Kencur, dan aneka buburnya yang menurutku enak semua.

 Jamu Bukti Mentjos ini merupakan salah satu warung jamu tradisional  yang masih eksis hingga sekarang, diteruskan oleh generasi ke-3. Warung jamu ini berdiri sejak taun 1940 di Singasari, Solo Jawa Tengah, lalu kemudian pindah ke Jakarta pada tahun 1950.




 Jika, KAMU menyukai jamu harus deh minum jamu disini. Tempatya sederhana namun nyaman suasananya. Berlokasi di Jalan Salemba Tengah No. 48, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, buka Senin – Sabtu dari jam 09.00 – 21.30 wib.

 Semoga beberapa tempat kuliner yang pernah aku coba ini bisa menjadi rekomendasi, kalau KAMU sedang berada di kawasan Kramat-Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Selamat mencoba dan tetap perhatikan protocol kesehatan yang berlaku demi keamanan dan kesehatan bersama. Terima kasih.

 

 

 

 

Jumat, 12 Juni 2020

Adaptasi Kebiasaan Baru : New Normal, Transportasi Di Tengah Pandemik Covid-19

Sejak Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, banyak mengubah tata kehidupan masyarakat. Guna mencegah penularan virus Covid-19 semakin meluas, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk beraktivitas  di rumah.



Stasiun Tanjung Barat

Stasiun Sudirman, membuat marka untuk physical distancing

Himbauan untuk di rumah saja tidak hanya berlaku bagi pekerja, namun juga untuk sekolah, tempat ibadah, pasar, pertokoan, hotel, restoran dan transportasi umum. Hanya warga yang mempunyai kepentingan mendesak yang diperbolehkan beraktivitas.

Tentu perubahan ini berdampak diberbagai sektor, seperti perekonomian, pendidikan, agama, pariwisata, transportasi dan lainnya.

Sudah  3 bulan beraktivitas di rumah, semua pekerjaan dilakukan secara online, baik itu meeting, webinar dan sesekali piket di kantor. Namun, berjalannya waktu roda perekonomian harus tetap berjalan.

Selepas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah istilah karantina kesehatan di Indonesia yang dapat didefinisakan sebagai, “Pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wialayah yang diduga terinfeksi penyakit dan/atau terkontaminasi sedemikian rupa mencegah kemungkinan penyebaran penyakit”.

Dasar hukum pengaturan PSBB :

Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)
Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 sebagai pedoman untuk menjalankan PSBB. Dalam Permenkes ini dijelaskan bahwa PSBB dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang Covid-19 (14 hari) dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran.

Adaptasi kebisaan baru (AKB) : new normal

Selang waktu penerapan beraktivitas di rumah saja yang sudah berjalan selama 3 bulan, tinggal dirumah tidak bisa dilakukan terus menerus untuk itu diterapkan untuk keseimbangan perekonomian, untuk itu saat ini sedang menjalani masa transisi.

Pemerintah pun akhirnya mengambil keputusan untuk melonggarkan kebijakan terkait mobilitas warganya, agar roda perekonomian tetap berjalan. Di sisi lain, virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 masih terus mengancam, korban jiwa akibat virus ini pun terus bertambah.

Adaptasi kebiasaan baru adalah cara kita merubah perilaku, gaya hidup, dan kebiasaan. Ketika PSBB dilonggarkan maka protokol kesehatan harus tetap dilakukan agar tetap aman produktif.


Para penumpang saling jaga jarak di Stasiun Bogor

Para penumpang pun sangat tertib didalam commuter line,
 sangat memperhatikan protokol kesehatan

Maka disinilah, pola adaptasi kebisaan baru atau new normal akan diimplementasikan. 

Lalu, apa itu new normal?

Pemerintah Indonesia melalui melalui Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi dengan tatanan baru yang disebut new normal.

Menurutnya, tatanan baru ini perlu ada sebab hingga kini belum ditemukan vaksin definitif dengan standar internasional untuk pengobatan virus Covid-19. Para ahli masih bekerja keras untuk mengembangkan dan menemukan vaksin agar bisa segera digunakan untuk pengendalian pandemi  Covid-19.


Adaptasi Kebiasaan Baru : Transportasi 

“Menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyiapkan sistem transportasi yang berkonsep higienis dan humanis, tentunya dengan mementingkan physical distancing yang memberikan solusi dan manfaat,” ujar Pak Budi Karya Sumadi.

Menurutnya, saat ini transportasi publik yang dahulu menjadi moda dan sarana berkumpul dan berkegiatan harus berubah dengen yang lebih mengutamakan aspek kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Untuk itu para operator transpotasi perlu beradaptasi dengan kebiasaan baru dalam bentuk prosedur  atau protokol baru berbasis pada kesehatan, kebersihan, dan jaga jarak.


MRT pun memberi marka didalam kereta

Perbedaan naik transportasi dahulu dan dengan masa AKB


Pemerintah mengeluarkan aturan pengendalian transportasi di masa adaptasi kebiasaan baru yaitu Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 41/2020, Surat Edaran no 11, 12, 13 dan 14. Aturan dibuat agar masyarakat dan petugas transortasi tetap dapat produktif tapi tetap aman dari penularan Covid-19 dengan mengutamakan jaga jarak, dan protokol kesehatan yang ketat, termasuk memakai masker, cuci tangan  dan kebersihan  sarana dan prasarana transportasi.


Peraturan Menteri Perhubungan

Beberapa daerah juga sudah memasuki masa transisi menuju Adaptasi Kebiasaan Baru, untuk itu KAMU harus : 

Tetap batasi bepergian
Selalu jaga jarak
Sering cuci tangan sampai dengan siku mengunakan sabun dan air mengalir
Masker wajib hukumnya
Tidak berbicara  baik secara langsung maupun melalui telepon genggam saat berada di transportasi publik.
Selalu jaga pola hidup sehat termasuk berolaraga
Membawa bekal dan alat makan sendiri (tumbler, sendok, garpu, tempat makan)
Membawa alat sholat sendiri
Membawa Hand sanitizer termasuk tisu basah, kering
Membawa Helm sendiri jika mengunakan ojek online.


Membawa Alat ibadah sendiri

Pentingnya membawa bekal sendiri

Pentingnya Mencuci Tangan

Pentingnya memakai Masker

Kriteria  dan syarat perjalanan dalam negeri orang saat Adaptasi Kebiasaan Baru yang Aman dan Produktif  sesuai SE Gugus Tugas No. 7 tahun 2020 :

Pengguna kendaraan pribadi bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri dan patuh terhadap syarat serta ketentuan yang berlaku.
Bagi pengguna kendaraan umum darat, perkeretaapian, laut, udara, harus dapat menunjukkan :
- Identitas diri (KTP atau identitas lain yang sah)
- Surat Keterangan hasil es PCR yang berlaku 7 hari atau surat keterangan  Uji Rapid-Test yang berlaku 3 hari
- Surat keterangan sehat bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR/Rapid-Test 
Persyaratan perjalanan ini dikecualikan  untuk wilayah dalam satu aglomerasi
Aktifkan aplikasi Peduli Lindungi yang bisa diunduh melalui Apps Store/Play Store.


Kriteria & Syarat Perjalanan dalam negeri orang saat AKB


Aturan-aturan yang dibuat dipergunakan untuk menekan penyebaran Covid-19 tidak semakin luas, jika KAMU mengunakan transportasi publik wajib menjaga jarak dan mengunakan masker adalah kunci.

Catatan bagi LANSIA DAN BALITA pertanggal 8 Juni 2020 di Masa Transisi Adaptasi  Kebiasaan Baru (AKB) dalam penggunaan commuter line  yaitu :

Lansia (60+) diizinkan naik KRL pukul 10.00 – 14.00 wib
BALITA sementara dilarang naik KRL
Bila ada kepentingan mendesak untuk naik KRL dapat dikomunikasikan dan menjelaskan kepelrluan tersebut kepada petugas di Stasiun.

Harapan baru dengan adanya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) : new normal bagi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Armada transportasi diperbanyak dan ketepatan waktu ditingkatkan agar tidak terjadi penumpukan penumpang baik di MRT, LRT, Commuter Line, Trans Jakarta, maupun bus penghubung Trans Jabodetabek, serta diperbanyak petugas untuk mengawasi hilir mudik penumpang jika terjadi penumpukan di jam sibuk.
Peraturan harus TEGAS dengan pemberian sanksi bagi yang melanggar.
Kementerian Perhubungan RI harus terus menerus mensosialisasikan dan komunikatif memberikan info peraturan-peraturan ke semua sektor, termasuk ke operator transportasi swasta berbasis online seperti GRAB, Gojek, Blue Bird, Express dllnya
Kementerian Perhubungan RI juga harus bekerja sama lintas operator penyedia transportasi umum diluar Jabodetabek seperti bus-bus yang dikelola swasta, angkutan laut, dan udara dalam mensosialisasikan peraturan Adaptasi Kebisaan Baru dalam berTransportasi.
Kementerian Perhubungan RI harus bekerja sama dengan Kepolisian, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Pemerintah Daerah dan Swasta dalam mensosialisasikan peraturan Adaptasi Kebisaan Baru dalam Transportasi, sehingga informasi satu pintu dan jelas dalam eksekusinya.


Etika ketika berada di Transportasi Umum


Semoga dengan adanya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini, kita semua dapat patuh pada protokol kesehatan yaitu mengunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Terima kasih, stay safe and healty!!. 









Sabtu, 23 Mei 2020

SEHARI MAIN DI WEEKDAY MENELUSURI TENABANG

 

Apa yang ada dipikiran KAMU, kalau mendengar TENABANG?

Banyak yang jawab pasti PASAR, MACET, COPET dan lainnya. Namun, kali ini kita bakal explore TENABANG dari sisi lain yang menarik.

Hari itu aku janji berjumpa dengan Bang Juan, Tyo dan Tom di Stasiun Tenabang, yaa ampun sekian lama ndak kesini sudah banyak yang berubah, lebih rapi dan tertib.

Begitu kami sudah berkumpul semua, lalu aku mengikuti Tyo berjalan paling depan menuju lokasi berjumpa dnegan kawan @main.diweekdays lainnya di Kapitan Lim.

Tiba di Kapitan Lim sudah ada Bu Ainun dan Uncesss yang menunggu kami, ini perkenalan pertamaku dengan mereka. Lalu kami pesanan makan siang dan minum, karena hari ini lumayan panas.

 

KAPITAN LIM

Tenabang identik dengan pasar pusat perbelanjaan, namun kali ini aku bukan ingin ngomongin tentang pasar Tenabang, tapi ada apa sih disekitaran pasar ini. Salah satunya restoran Kapitan Lim, yang sangat menarik untuk dikulik lebih dalam.

Kapitan Lim adalah seorang pengusaha gula di wilayah Batavia, yang sudah mengembangkan kawasan Tenabang menjadi wilayah yang ramai pada masa itu. Kapitan Lim dahulunya merupakan Vihara terdiri dari dua lantai.

Begitu KAMU tiba dan masuk akan takjub dengan bangunan restoran ini, serta ramahnya para pramusaji yang menyambut begitu datang. Aku duduk dan langsung memesan makanan, karena sudah lapar dan haus. Menu makanan disini juga bervariasi, ada menu prasmanan, kwetiauw Pontianak, mie udang Penang dan lainnya.

Restoran Kapitan Lim ini buka Senin – Sabtu dari jam 06.00 – 18.00 wib, berlokasi di Jalan Fachrudin No. 82A, Kp. Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

 

MASJID AL MAKMUR

Di Kawasan Tenabang  berdiri sebuah masjid tua yang tentu tidak bisa dilepaskan  dengan sejarah yang melekat pada Tenabang,  yaitu masjid  Jami’ Al-Ma’mur.

Masjid Al-Ma’mur merupakan salah satu masjid tua di Jakarta yang masih tersisa, dibangun pada tahun 1704 oleh bangsawan kerajaan Islam Mataram pimpinan KH Muhammad Asyuro. Masjid yang dimasa kini terletak diantara keramaian pusat perbelanjaan Tenabang ini menjadi salah satu tempat ibadah para pengunjung pasar. Masjid Al-Makmur Jalan KH Mas Mansyur No. 6 Tenabang, Jakarta Pusat.

 

VIHARA AMURVA BHUMI BHUDISATTYA atau  VIHARA HOK TEK TJENG SIN

Vihara Hok Tek Tjeng Sin merupakan vihara yang dibangun  pada tahun 1808, teletak diantara Blok A dan Blok F Pusat Grosir Tenabang. Vihara ini sangat ramai dikunjungi umat untuk beribdah seperti pada perayaan Imlek, Cap Go meh dan acara keagamaan lainnya. Jika KAMU, sedang disekitar Tenabang boleh loh vihara ini dikunjungi.

 

STARBUCKS COMMUNITY STORE TENABANG

Setelah seharian berkeliling Tenabang, sore hari kami beristirahat di Starbucks Community Store. Gerai Starbucks yang baru launching pada 20 Februari 2020 ini memiliki keunikan, karena merupakan gerai Community Store pertama di Indonesia, mengapa demikian ?

 “Gerai ini dibangun untuk mendukung masyrakat setempat, Kami hadir untuk mendukung  dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tenabang”.

Community Store ini juga memberi kesempatan pada karyawan Starbucks yang berasal dari Tenabang untuk secara langsung berkontribusi kepada lingkungan masyarakat, tempat mereka bertumbuh, dan uniknya sebagian hasil dari gerai ini didedikasikan  kepada dua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), agar tercipta lingkungan anak-anak yang memperoleh edukasi.

Berdasarkan info dari Pak Rahmat, selaku Manager Starbucks Community Store mengatakan ada dua Lembaga Swadaya Masyarakat yang bermitra yaitu Yayasan Komunitas Sahabat Anak dan Indonesia Street  Children Organization (ISCO).

Btw, jika KAMU  berkunjung kesini dapat memesan makanan dan minuman khas yang identik dengan Tenabang, seperti :

·         Betawi Latte

Terinspirasi dari minuman tradisional khas Betawi  yaitu bir Pletok yang kaya akan rempah berupa jahe, pala, cengkih, serai, namun disini dicampur dengan kopi dan susu. Memberi citarasa pedas dan menghangatkan.

 

·         Gambang Cake

Kalu biasanya roti gampang itu memiliki tekstur keras, namun disini bercitarasa lembut memiliki aroma yang khas kayu manis.

 

·         Selendang Mayang Pudding

Biasanya selendang mayang disajikan berwarna-warni dengan gula merah dan es batu, tidak demikian dengan disini disajikan dalam bentuk pudding yang tidak kalah enak dengan kuliner khas lainnya, pas buat menikmati sore sambil santai.

 

·         Sarang Semut Cheese Cake

Berisikan bolu caramel berwarna coklat dilapisi krim keju yang membuat lumer dimulut.

Setelah asikkkk jalan-jalan sehari di Tenabang, tunggu perjalan seru kami lainnya dengan #maindiweekday, terima kasih.

 

 

 

 

 

Sabtu, 04 April 2020

Rasah MUDIK, Sik.. #TidakMudik #TidakPiknik


“Selamat Pagi semua, aku biasa menyapa kawan-kawanku”.

Ada kawanku Dita namanya, sudah dari seminggu lalu aku chat untuk menanyakan kabarnya, dan apakah lebaran nanti akan MUDIK?,

Kota Tua. salah satu tempat wisata di DKI Jakarta
 yang mengalami penutupan, karena pandemik virus Corona 

Dita menjawab dengan tegas tidak akan mudik mengingat riwayat Ibu di rumah, aku setuju dengan konsekuensi Dita, tidak hanya Dita beberapa kawan yang merantau juga seperti itu. Memilih #TidakMudik, karena semakin meluasnya pandemik virus Corona, tentu sangat membahayakan bagi keluarga di kampung halaman.

Bahkan aku mendapati chat yang di share asisten rumah tangga kakakku.

“Rasah Mudik, sik Yun”,

“Aku tahu kamu rindu, tapi kesehatan Bapak, Ibu, Simbah, Pakdhe, Budhe, Paklik, Bulik, tonggo jeporo yo penting”,

“Mesti kita ndak ketemu, yang penting saling mendoakan ya”. 

Kalimat yang mendengarnya saja membuat terharu, Yuni memang sudah hampir 5 tahun ikut kakaku, dan sudah seperti keluarga, tahun 2020 ini Yuni fixed #TidakMudik karena pandemik virus Corona.


Teminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta, Cengkareng

Gate-16
Terminal Bus Kp. Rambutan, Jakarta Timur


Kementerian Perhubungan kini sedang menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat, mengenai pelarangan MUDIK lebaran tahun ini. Sementara waktu Kemenhub sebatas mengimbau agar warga masyarakat  #TidakMudik #TidakPiknik untuk mencegah penularan virus Corona semakin luas dengan larangan tersebut.

Penyemprotan Disinfektan di koper-koper 

Ruang Tunggu dengan pysical distancing
 atau jaga jarak 1 meter antar penumpang

Tempat Cuci Tangan di Stasiun Bekasi

Upaya pun dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dengan menyediakan tempat untuk cuci tangan, kursi tunggu dengan sistem psycal distancing, menyediakan hand sanitizer, penyemprotan disinfektan di kursi-kursi dan koper-koper di bandara.

Penyemprotan Disinfektan

VIRUS CORONA

Apasih Virus Corona itu?

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernafasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona ini bisa menyebabkan gangguan sistem pernafasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Penampakan Virus COVID-19

Virus COVID-19

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau lebih dikenal virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik lansia, bayi, anak-anak, orang dewasa, ibu hamil bahkan ibu menyusui.

Lansia lebih mudah terpapar Virus Covid-19 

Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019. Virus ini dapat menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan kebeberapa negara, termasuk Indonesia (sumber : alodokter.com).

Adanya pandemik virus Corona di Indonesia ini sudah menyebar lebih dari 110 negara sejak Desember 2019. Data terakhir 4 April 2020 pukul 12.00 Indonesia Positif 2.092 kasus, Sembuh 150, Meninggal 191, (sumber : covid19.go.id). Global negara / kawasan 203 kasus terkontaminasi 827,419 dan kematian 40,777 (sumber : World Health Organization).

Data Situasi Virus COVID-19
pada tanggal 4 April 2020 Jam 12.00 Wib
(Sumber : covid19.go.id)

Gejala apasih yang ditimbulkan, jika seseorang positif COVID-19?

Sebagian besar penderita COVID-19 mengalami batuk kering, demam dan kelelahan. Pada kasus berat disertai dengan sesak nafas.

·         Demam 30-40 C
·         Sesak napas cepat , lebih dari 20x/menit

Gejala lain (jarang) batuk berdahak, pegal-pegal, nyeri tenggorokan, sakit kepala-pusing, mual-muntah dan diare.

Gimana memastikan Positif COVID-19?

Hanya dengan pemeriksaan swab tenggorokan (PCR), tidak bisa cek? 
Selama gejala ringan, tidak perlu pemeriksaan, kecuali memang memungkinkan untuk rapid test dan lain-lainnya, karena hingga kini belum ada obat khusus COVID-19 (sumber : dr @diadiawidia).

Lalu Bagaimana?

V
Demam (suhu 38-40 C)
V
Batuk (baik kering/berdahak)
V
Pilek
V
Bersin-bersin
V
Pegal-pegal

DAN/ATAU

V
Tinggal di daerah tinggi kasus COVID-19
V
Baru pulang beergian dari daerah tersebut
V
Terpapar pasien positif COVID-19

ISOLASI MANDIRI
SELAMA 14 HARI


Hayuk sama-sama jaga keluarga dari dr.diadiawidia

JIka KAMU mengalami hal-hal tersebut diatas, JANGAN PANIK, tetap isolasi mandiri selama 14 Hari di rumah. Namun, jika  KAMU sudah mengalami sesak nafas lebih dari 20x/menit segera ke IGD Rumah sakit.


PENCEGAHAN VIRUS CORONA

Upaya sosialisasi pencegahan virus Corona oleh Badan Penanggulan Bencana (BNPB) melalui Gugus Tugaas Percepatan Penangganan COVID-19, mengingatkan ada 7 point yang bisa KAMU lakukan  untuk membantu menghentikan penyebaran virus tersebut.

1.       Cuci Tangan pakai sabun dengan air mengalir lebih kurang 20 detik (membawa hand sanitizer jika memang tidak ada air)
2.       Menutup mulut saat batuk, bersin dan tidak membuang ludah sembarangan (Perhatikan etika bersin dan batuk)
3.       Jangan sering menyentuh wajah
4.       Jaga jarak aman (Pysical Distancing atau jaga jarak fisik minimal 1 meter)
5.       Jika keluar rumah pakailah masker
6.       Hindari keramaian
7.       Di rumah aja

Pentingnya #PhsicalDistancing

Jangan Lupa sering-sering cuci tangan dengan sabun dsengan air mengalir

PERBAIKI DAYA TAHAN TUBUH

Makan makanan tinggi protein

V
Putih telur
V
Ayam
V
Daging Merah
V
Tempe-tahu


Sayur Asem

Tempe

Ikan Cabe Hijau

Sambel Dadak

Buah-Buahan

Mengonsumsi Vitamin dan Mineral

V
Vitamin C, B6, A dan E
V
Zinc
(multivitamin)

Ber jemur di pagi hari selama 10-15 menit

V
Meningkatkan vitamin D untuk kekebalan tubuh
 

Jangan lupa berjemur setiap hari


WORK FROM HOME ATAU #diRumahAja

Selama pandemik virus Corona, Pemerintah menghimbau warga masyarakat melakukan aktivitas #diRumahAja, jika tidak ada keperluan penting lebih baik di rumah.

Tetap Sehat  Walau Work From Home

Masalah work from home (WFH) atau bekerja di rumah di tengah wabah Corona dapat dikaitkan dengan ketentuan Pasal 86 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan, di mana setiap pekerja / buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta sendiri telah menerbitkan Surat Edaran Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta Nomor 14/SE/2020 Tahun 2020 tentang Himbauan Bekerja di Rumah (Work From Home). SE 14/2020 yang menindaklanjuti Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 16 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19).

Perlu diketahui juga, Keputusan Kepala Badan  Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia, sendiri tetalh menetapkan pada poin kedua bahwa status keadaan tertentu darurat terkait wabah corona diperpanjang selama 91 hari, terhitung sejak tanggal 29 Februari 2020 sampai tanggal 29 Mei 2020.

Kegiatan #diRumahAja membuat cemilan

Panen Cabe

Bercocok Tanam

Menata Kamar

Membuat Dalgona Coffee

Selama work from home banyak hal postif yang dapat dilakukan, seperti : memasak,  berolahraga, berkebun, beribadah tepat waktu, mengaji, membaca buku, update blog, vlog, youtube, menonton televisi, beberes rumah, kamar, penyelesaikan pekerjaan kantor dan lainnya.


DAMPAK VIRUS CORONA

Aspek Kesehatan Mental

Sehat mental di tengah pandemik COVID-19

Setiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap sesuatu, tergantung latar belakang pendidikan, riwayat, kesehatan dan lainnya. Merasa cemas dengan pandemik COVID-19 adalah hal wajar, mulai tidak wajar jika KAMU mengalami gangguan seperti keluhan fisik (mual-mual, sesak, sakit kepala yang tanpa sebab). Untuk itu jaga kondisi tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi, olahraga, istirahat cukup, dan relaksasi.

Aspek Sosial dan Ekonomi

Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan ekonomi  Indonesia bakal berada dikisaran 2,3 persen, kemungkinan terburuknya  bisa menyentuh negatif  0,4 persen. Penyebaran virus Corona yang massif di Indonesia  membuat penurunan dalam kegiatan ekonomi. Konsumsi rumah tangga turun, investasi turun, para pelaku usaha UMKM tidak dapat melakukan kegiatan usahanya dan banyak pekerja harian yang kehilangan mata pencariannya.

Aspek Pendidikan

Dimasa pandemik virus Corona dunia pendidikan juga mengalami dampaknya, upaya pencegahan semakin meluasnya penularan virus Corona Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meniadakan seluruh aktivitas pendidikan. Pemerintah mengumumkan Ujian Nasional (UN) di tahun ini resmi ditiadakan. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), hingga setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Langkah ini diambil demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Selama siswa belajar di rumah, Kementerian Penididikan dan Kebudayaan telah menyiapkan aplikasi pembelajaran jarak jauh seperti portal Rumah Belajar dan juga mengandeng beberaoa platform belajar online seperti : Kelas pintar, Sekolahmu, Ruang Guru, Geogle Indonesia, semuanya dapat dilakukan secara umum dan gratis.

Aspek Agama

Virus Corona mewabah juga berpengaruh dalam tata cara beribadah dalam kehidupan umat manusia, sejumlah masjid, gereja, vihara yang akan melakukan ibdadah dapat dilakukan di rumah saja, sesuai dengan himbauan dari Pemerintah.


Anjuran Beribadah #diRumahAja

Aspek Industri Pariwisata

Dampak virus Corona yang muncul pada akhir 2019 memukul para industri pariwisata di Indonesia, karena banyak penerbangan internasional yang dibatalkan. Menurut perkiraan  WTTC sektor pariwisata akan mengalami penyusutan hingga 25% pada tahun 2020.

Melemahnya industri pariwisata juga terasa di Bali, Yogyakarta, Lombok karena mengalami penurunan yang drastis. Pada bulan Februari 2020 sebanyak 392.824 wisatawan datang ke Bali menurut Kantor Imigrasi Bali dan angka ini menurun 33% sejak menyebarnya virus Corona ini.


TIDAK MUDIK, DAN TIDAK PIKNIK

Apa kabar #AnakRantau ?

Rutinitas MUDIK tentu tidak terlewatkan menjelang ramadan dan lebaran, semua itu dilakukan demi untuk bertemu orang tua dan sanak saudara, melepas kangen, sungkem, berjabat erat dan berpelukan.

Sayangi Keluarga Tercinta, dengan #TidakMudik #TidakPiknik

Namun dengan pandemik virus Corona, apakah KAMU akan tetap MUDIK?

Demi kesehatan bersama lebih baik rencana KAMU MUDIK ditangguhkan dahulu. Bukan tanpa alasan sebab dengan #TidakMudik KAMU bisa selamatkan jutaan nyawa loh, Kenapa begitu?

Peneliti menghitung bahwa KAMU melakukan Pysical Distancing yang lebih intensif dan berskala luas diterapkan lebih awal dan berkelanjutan dengan memotong 75% dari tingkat kontak antarpribadi. Kita bisa menyelamatkan 38,7 juta jiwa (sumber : South China Morning Post).

Hasil Riset, dengan #TidakMudik

Alasan Mengapa #TidakMudik & #TidakPiknik antara lain :

1.       Saat KAMU MUDIK, berpotensi sebagai carrier atau pembawa virus buat keluargamu, apabila KAMU berasal dari zona merah sehingga memungkinkan menjadi sumber penularan. Carrier bisa jadi tidak memiliki keluhan berarti dan tetap sehat, namun penularan virus Corona bisa sangat ganas untuk orang tua kita yang kondisinya tiga kali lipat lebih rentan tertular daripada pasien yang berusia muda.

Carrier atau Pembawa Virus

2.       Jaga Jarak atau Pysical Distancing, sesuai imbauan Pemerintah salah satu cara mencegah penularan virus Corona adalah menjaga jarak sekitar 1 meter.

3.       Siapa tahu diantara pemudik, bisa jadi orang tersebut berstatus Orang Dalam Pegawasan (ODP).

Kalau KAMU tetap MUDIk, otomatis KAMU sebagai Carrier bagi kelurga ,
Yuk sayangi keluarga dengan #TidakMudik #TidakPiknik

4.       Fasilitas kesehatan di daerah minim, sehingga jika terjadi temuan virus Corona akan sulit penanganan atas pasein tersebut.

Editorial Media Indonesia

Setelah menimbang-nimbang diputuskan tahun ini #TidakMudik dan #TidakPiknik demi kesehatan bersama, silahtuhrami tetap bisa dengan video call, skype . Kegiatan di rumah aja selama ramadan dan lebaran juga #TidakPiknik agar memutus mata rantai penyebaran virus Corona kemana-mana. 

Hayuuk. #TidakMudik #TidakPikik

Berbagai hal positif tetap bisa kita lakukan koq selama di rumah aja. Semoga badai lekas berlalu dan dikemudian hari kita bisa beraktivitas lagi seperti sedia kala, namun jangan lupa tetap jaga bumi dan sayangilah, segala peristiwa mengandung hikmah dibaliknya. Yuks, kita konsekuensi di tahun 2020 ini #TidakMudik #TidakPiknik lebih baik #diRumahAja. Terima kasih.


Merdeka Senyum, Bersama Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih

  Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, tepatnya hari ini, 10 Agustus 2020 Pepsodent meluncurkan produk terbarunya y...