Jumat, 28 Agustus 2015

Pulau Riung Nan Cantik di Flores



Membicarakan Indonesia tidak akan pernah habis, seperti halnya ketika aku berkunjung ke Riung. Tempat ini aku kunjungi setelah dari Bajawa, aku naik otocolt (angkot) dari depan rumah seorang teman menuju Riung dengan tarif Rp. 25.000,-/orang kurang lebih tiga jam. Sepanjang perjalanan terlihat bukit-bukit yang luar biasa menurutku. Setelah satu setengah jam perjalanan tibalah di Mbay untuk  menurunkan penumpang, karena duduk didepan aku bertanya ke supir apakah masih lama istirahatnya, beliau menjawab masih. Lalu aku turun untuk membeli makanan di pasar, rupanya Mbay lagi panen buah nona (serikaya) dalam bahasa Flores. Aku membelinya Rp. 5.000,-  dapat satu kantong lumayan buat bekal hehe…:D


Setelah penumpang naik semua perjalanan dilanjutkan menuju Riung, karena pas aku kesana lagi musim kering jadi tampak bukit dan rerumputan berwarna coklat, seperti sabana. Supir Oto bertanya aku mau turun dimana? Aku jawab di Nirvana Bungalow, oh milik Pak Rustam…J setelah tiba aku disambut oleh Kak Rustam yang sudah aku anggap kayak kakak sendiri seperti halnya dengan kak Tuteh, beliau begitu ramah. Pas aku tiba diterasnya tampak banyak bule-bule yang sedang berbincang dengannya, memang bungalow miliknya ini banyak untuk stay para wisatawan asing yang bisa menginap berhari-hari disini.


Bungalow ini terdiri dari tujuh kamar terdiri dari satu kamar triple dan enam kamar double. Tarifnya pun lumayan murah Rp. 150.000, - Rp. 200.000,- / kamar dengan breakfast berupa roti, selai, kopi atau teh manis. Aku kebetulan dapat kamar yang paling pojok, penginapan ini unik terbuat dari bambu, tempat tidur berkelambu,  kamar mandi yang outdoor jadi kalau malam saat mandi  bisa sambil lihat bintang hehehe…:D  dan halaman yang luas bisa lari-larian ala India #tsaaah. Pemilik bungalow ini adalah Kak Rustam, pria berambut gimbal,  penyuka musik reggae. 

Untuk sewa boat untuk berkeliling sekitar Rp. 250.000, - Rp. 350.000,-/ kapal tergantung berapa pulau yang mau dikunjungi. Lokasi penginapan ini juga dekat dengan dermaga untuk berkeliling pulau bila berjalan akan melihat banyak pohon kelapa seperti berbaris menuju dermaga dan tarif tiket masuk Rp. 1.500,-/orang.

Pulau Kelelawar
Pulau Rutong
Pulau Rutong

Pulau Rutong
 
Nirvana Bungalow
Riung merupakan salah satu destinasi penting di Pulau Flores, pulau ini tertera dipeta ada tujuh belas pulau tapi aslinya ada dua puluh satu pulau lho… Pulau pertama yang aku kunjungi adalah Pulau Kelelawar terdapat ribuan kelelawar dan hutan bakau disini, Pulau Ontoloe (pulau terbesar), Pulau Tembang, Pulau Tembaga, Pulau Tiga aku sempet mampir untuk snorkeling  dan membersihkan pantai, karena terdapat banyak sekali sampah plastik dan botol bekas minuman dan terakhir mampir di Pulau Rutong untuk bersantai, berenang, berjemur (kek bule), bakar ikan dan minumnya kelapa muda yang sudah aku pesan sebelumnya.

Di kawasan daratan Riung di dominasi oleh hutan bakau yang masih terdapat biawak, elang, ayam hutan, burung nuri, burung bangau dan lain-lainya. Pantai-pantai di pulau ini juga didominasi dengan pasir putih, air laut yang biru bersih bawah laut yang indah dan pemandangan yang luar biasa kenikmatannya yang bisa dirasakan oleh mata. Oh ya untuk di Pulau Riung ini kita bisa melakukan snorkeling atau diving untuk rekan-rekan pejalan dan  bisa menghubungi Kak Rustam.

Setelah puas berkeliling pulau, besoknya aku sempatkan untuk berjalan-jalan sekitaran dermaga dan ke atas bukit, masyarakat disini di dominasi oleh suku Bugis Sinjai dan beragama Islam, mata pencarian disini mayoritas sebagai nelayan. Aku sempet berbincang dengan nelayan yang sedang membuat ikan asin di sebelah barat dermaga. Lalu berlanjut naik ke perbukitan sabana  banyak sapi-sapi liar yang dibiarkan makan  dan sesekali di cek oleh pemiliknya.

Sekembalinya berkeliling aku duduk santai di teras rumah Kak Rustam dan berbincang bagaimana Riung ke depannya #tsaaaah, karena disini punya potensi wisata yang menarik namun masih minim fasilitas penunjang.  Untuk  pasokan listrik disini bahkan masih disupply oleh generator yang beroperasi selama dua belas jam yakni pukul enam sore hingga enam pagi.

Untuk para pejalan mencapai Riung ini bisa via Bajawa atau Ende, dengan bus gemini, damri atau travel, walaupun menuju kesini jalannya sempit, berliku, rusak dan melewati jurang. Namun semua itu akan terbayarkan dengan keindahan Riung yang luar biasa. Jika rekan pejalan ingin berkunjung kesini bisa menghubungi kak Rustam. Makasih Kak Tam sudah anggap aku kek keluarga dan  sudah diberikan izin obrak-abrik isi kulkasnya untuk makan malam hehe….next time aku kunjung lagi ke Riung dengan suasana berbeda tentunya.


Tips Menuju Riung :
- Bisa mengunakan jasa otocolt dari Bajawa – Riung tarif Rp. 20.000,-/orang atau dari Ende – Riung tarif Rp. 25.000,-/orang bisa juga dengan travel atau bus damri
Penginapan Nirvana Bungalow dengan tarif Rp. 150.000,- sampai Rp. 200.000,-/malam untuk dua orang plus sarapan roti, selai, kopi atau teh. Untuk penginapan dan sewa kapal, alat snorkeling bisa menghubungi Kak Tam di twitter @nirvanariung atau facebook Oetamtam Effendy (harga yang tertera tahun 2013)

4 komentar:

  1. Ini perjalanan kapan Kak ?

    BalasHapus
  2. ini 3 tahun lalu, lagi migrasi blog karena yang lama tidak bisa di akses Lin..:D

    BalasHapus
  3. ini 3 tahun lalu, lagi migrasi blog karena yang lama tidak bisa di akses Lin..:D

    BalasHapus
  4. ini perjalanan 3 tahun lalu alin..lagi migrasiblog lama kesini :D

    BalasHapus

Press Conference Festival Pesona Lokal Adira Finance

Selasa, 07 Agustus 2018 saya menghadiri undangan Press Conference Festival Pesona Lokal persembahan Adira Finance bertempat di Ballroom l...