Sabtu, 22 Agustus 2020

NGEBAR The Beauty of Pine Forest

 

Ada yang  Tahu apa itu NGEBAR ?       

NGEBAR merupakan Adventure Event Production yang memberikan jasa pelayanan bagi siapa pun dalam memenuhi kebutuhan vocation, eksplorasi alam dan aktivitas outdoor. Kenyamanan dalam menikmati aktivitas luar ruangan tetap bisa menikmati dengan kehadiran coffee shop yang siap  melayani dimanapun.




Nah minggu lalu, aku bersama kawan-kawan mengikuti kegiatan “NGEBAR The Beauty of Pine Forest”, di Ke Kembang Langit, Kebupaten Batang, Jawa Tengah. Sabtu pagi, 08 Agustus 2020 aku bersiap mandi dan menuju warung pojok, samping Stasiun Pekalongan untuk sarapan, dan selanjutnya bertemu Dini pemilik www.dinilint.com di stasiun, karena akan tiba pukul 10.06 dari Semarang.

Aku mengambil handphone dan memberitahu Dini sudah menunggu di depan stasiun Pekalongan, suasana stasiun sepi tidak seperti biasa sebelum pandemi, protokol kesehatan tetap dikedepankan. Tak berapa lama handphone berdering, menandakan Dini sudah tiba di stasiun. Tak jauh aku sudah melihat keberadaan Dini, aku lambaikan tangan. Dini tidak mengenali aku yang memakai masker dan kacamata, lalu aku manggilnya. Kami pun duduk sambil memberitahu tim NGEBAR untuk proses penjemputan di stasiun.

Tak berapa lama tim ngeBAR datang menjemput, ada Mas teguh dan Amri. Kami pun dicek suhu tubuh sebelum memasuki kendaraan  menuju ke basecamp NGEBAR Berkomunikasi untuk berjumpa dengan kawan-kawan yang sudah tiba lebih dulu.



Kami pun makan siang bersama, selepas itu menuju kembang langit. Aku di mobil bersama Mas Teguh, Amri, Zain dan Dini, sementara mobil kedua ada Mbak Nia dan keluarga, serta Mbak Ika dan Lichun. Perjalanan menuju Kembang Langit melewati pemandang cantik kota Pekalongan dan Batang, hawa sejuk membuat aku membuka kaca jendela, semilir angin terasa dibalik masker.

Kami pun tiba di Kembang Langit disambut Mas Hans, lalu mencari parkir dan menuju lokasi ngeCAMP diantara hamparan pohon pinus, susasana damai yang sudah lama tidak aku rasakan, karena #diRumahAja selama 6 (enam) bulan karena pandemi.




Sebelum memasuki area tenda kami mematuhi protokol kesehatan dengan cek suhu tubuh dan memakai hand sanitaizer, lalu menyimpan ransel dan mencoba pedoyo dan minuman hangat sebagai welcome drink, dan melihat tenda yang akan kami inapi, terdapat kasur ruang tamu, kantong tidur, air mineral dan snack.



Udara sejuk Kembang Langit membuat tubuh selaras dengan alam, banyak oksigen yang aku hirup dalam-dalam, sambil mengucapkan terima kasih atas berkah ALLAH SWT yang aku nikmati ini. Kami diberi waktu santai untuk beristirahat dan membuat foto-foto di sekitaran pohon pinus.



Lepas ibadah magrib makan malam disajikan, ada nemu tradisional yang aku suka, tempe tahu bacem, sayur, kikil, kerinduan akan makan malam diantara hembusan angin akhirnya terpenuhi. Acara tidak hanya makan malam, maih ada sesi diskusi bersama dan sambil menikmati BBQ, coffee dan hot coklat dari ngeBAR Berkomunikasi. Aku memilih hot coklat, pas dengan suasana yang syahdu sambil menemani berdiskusi, seriusan hot coklatnya enak banget creamy.



Mas Hans menjelaskan mengenai kegiatan hari ini, terus terang aku suka banget yang diadakan oleh ngeBAR.

Apa itu NGEBAR ?

Sudah aku jelaskan diatas ya..

Apa Kebebihan mengikuti kegiatan NGEBAR ?

NGEBAR memberikan pengalaman menakjubkan berupa perpaduan menikmati alam  dan sajian menu  coffee shop terbaik.

NGEBAR mempunyai misi mengubah paradigm tentang aktivitas outdoor yang rumit dalam melakukan persiapan dan penggunaan peralatannya, karena fasilitas sudah disiapkan semua.

Apakah NGEBAR bisa diadakan di kota-kota lain?

Jawabnya : BISA

NGEBAR mempunyai tujuan eksplorasi potensi lokl keanekaragaman Alam Indonesia. Sehingga semua sangat mendukung dan siap membantu siapa pun untuk kegiatan ini sesuai dengan referensi tempat yang telah di survey tim NGEBAR.

Berapa tarif untuk bisa ikut NGEBAR?

Jasa pelayanan NGEBAR bersifat fleksibel, pelayanan terbaik sesuai dengan kebutuhan.

Selepas diskusi santai, kami dipersilahkan untuk beristirahat. Namun dasar aku dan kawan-kawan malah asik berbincang hingga larut  malam bersama Zain, Lichun, Dini dan Mbak Ika, maklum kami sudah lama tak berjumpa, acara NGEBAR ini sepeti ini menyatukan. setelah mengantuk aku pun tertidur hingga subuh.




Hari sudah pagi, aku pun langsung bangun karena kebelet pipis, langsung mengikuti dini menuju toilet yang tak jauh di tenda, udara dingin menusuk tulang membuat bergidik. Selepas itu jalan-jalan disekitaran pohon pinus menikmati udara pagi sambil membawa segelas minum hangat, setelah itu membantu Mas Teguh yang sedang mempersiapkan sarapan pagi, berupa sandwich. Sandwich ala chef Teguh memang luar biasa nikmat, menikmati sarapan pagi dan bunyi-bunyian alam bebas.


Masih ada agenda selanjutnya selepas sarapan, Mas Hans akan mengajak kami jalan-jalan berkeliling hutan pinus dan bermain di sungai kecil yang bening dan segar buat cuci muka. Perjalanan di hutan pinus aku gunakan untuk menghirup segar banyak-banyak agar pernafasan ini tetap sehat. Setelah jalan, aku pun diberi cemilan buah sama Mas Arief dan Mas Faza buah semangka.

Setelah menikmati udara pagi Kembang Langit, kembali ke tenda untuk mandi, packing dan makan nasi goreng buatan Mbak Eva. Perjalanan bersama tim NGEBAR itu nyaman banget, karena mereka professional banget menjamu para tamunya. Sukses selalu tim NGEBAR, perjalanan bersama mereka tidak hanya sampai disini, masih ada kelanjutannya di Kalibeluk, ditunggu di part selanjutnya. Terima kasih.

NGEBAR 

Part of @berkomunikasicoffeeandtea

Coffee Event Production Trip Adventure Coffee Explore

Info +6282313316620

 

 

 

 

 

2 komentar:

  1. Kak Ikaaaa jujur iri banget baca tulisan dan lihat foto-foto di page ini. Sekangan itu sama hutan pinus. Duh kebayang banget sih gimana suasana nyamannya. Pengin cobain kapan-kapan. Hihi.

    BalasHapus
  2. Aaaaak....aku rindu ghibar sama kalian deh. Ntar kalo ada ngebar lagi di wonosono, mb Ika musti ikutan ya

    BalasHapus

Kembali Ke Baduy Dalam, Merasakan Kesederhanaan Alam dan Adat

  Lepas dari Sukabumi, aku memilih jalan kembali menuju Baduy Dalam via Ciboleger, Kabupaten Lebak-Banten. KENAPA AKU MEMILIH BADUY DALAM?...