Sabtu, 04 Januari 2020

Pameran KLM 100 Years “Celebrate The Future”



KLM Royal Ducth Airlines merayakan hari jadinya yang ke-100 serta menandai 95 tahun penerbangan Belanda – Indonesia dengan mengadakan pemeran 2 hari di Jakarta.

Halaman Erasmus Huis

Pameran “KLM 100 Years – Celebrate the Future”, terbuka untuk umum pada :

·         Sabtu, 5 Oktober 2019 pukul 10.00 – 16.00 WIB
·         Senin, 7 Oktober 2019 pukul 10.00 – 15.00 WIB

Berlokasi di Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan Belanda , Jl. H.R Rasuna Said Kav S-3, Jakarta Selatan.

Pesawat KLM

Pesawat KLM

KLM didirikan pada 7 Oktober 1919 oleh Dr. Albert Plesman,  usianya pada tahun 2019 mencapai satu abad menjadikan KLM sebagai maskapai tertua di dunia yang masih beroperasi dengan nama aslinya. KLM menjadi tonggak sejarah masa lalu dan kini yang berkomitmen untuk memanfaatkan peluang, menerima tantangan, terhubung dengan mitra dan merangkul teknologi.

Ditengah perayaannya yang ke-100 dihadiri oleh His Excellency Lambert Grinjns, Ambassador of the Netherlands to Indonesia, Gijs Van Popta, General Manager South East Asia & Oceania, Air France KLM, Wouter Gregorowitsch, Country Manager Indonesia, Air France KLM, rekan-rekan media dan blogger.

Sambutan dari KLM

Foto Bersama 

Foto Bersama KLM

Pameran “KLM 100 years – Celebrate the Future “ akan menampilkan :

·    Sebuah terowongan kapsul yang menampilkan sejarah KLM dalam sebuah timeline, termasuk kisah menarik tentang penerbangan antarbenua pertama KLM dari Amsterdam ke Indonesia pada tahun 1924.

·   Pameran kreatif yang menampilkan focus KLM pada inovasi digital dan komitmen unutk berkontribusi pada masa depan berkelanjutan.

·         Koleksi lengkap Delft Blue Miniature Houses oleh KLM. Rumah-rumah tersebut mewakili beberapa rumah tradisional Belanda yang dapat ditemukan disepanjang kanal di Amsterdam dan kota-kota bersejarah lainnya di Belanda.

Terowongan Kapsul

Sejarah KLM

Sejarah KLM

Perjalanan Amsterdam ke Batavia (Jakarta)

Jakarta merupakan destinasi antarbenua pertama “KLM dari Amsterdam ke Batavia (Jakarta) pada 24 November 1924, ketika itu hanya ada tiga crew untuk melakukan test drive. Selama perjalanan mereka berhenti di 21 pemberhentian dan menghabiskan waktu 55 hari, sebab hanya bisa terbang pada saat siang hari,” terang Wouter.

Pesawat KLM Masa Lalu dan Masa Kini

Suasana didalam Pesawat KLM

Wouter melanjutkan “KLM mulai terbang ke Indonesia 5 tahun setelah didirikan dan mulai tahun 1930 memulai penerbangan penumpang terjadwal antara Belanda dan Indonesia. Mengutip dari pendiri KLM, Dr. Allbert Plesman, “Udara menghubungkan kita semua,” sesuatu yang telah kami lakukan sejak lama antara Indonesia dan dunia”.

Rute KLM Amsterdam - Batavia (Jakarta)

Selepas sambutan, Aku dan Dita berkeliling melihat-lihat dana berbagai informasi tentang jenis-jenis pesawat yang digunakan KLM dari 100 tahun yang lalu hingg saat ini. KLM mengunakan Fokker F-VII  untuk menuju Jakarta.

Pesawat Masa Lalu KLM

Partisipasi kreatif lainnya KLM mengajak para penumpang melakukan kebaikan dengan program RESPONSIBLY berupa layanan CO2ZERO. Progam ini mengajak para penumpang untuk memilih akomodasi ramah lingkungan untuk jarak dekat. Selain itu KLM juga mengunakan bahan yang ringan untuk interior pesawat, sehingga pesawat menjadi semakin ringan, bahan bakar yang digunakan semakin sedikit, dan mengurangi gas buang yang membahayakan lingkungan.

Dompet cantik dari seragam lama awak kabin

Pesawat KLM, miniatur

Nah, di pameran ini juga KAMU bisa melihat beberapa gif dari barang sisa atau bekas pakai. Misalnya seragam lama awak kabin bisa digunakan untuk karpet pesawat atau dompet kosmetik dan lainnya. Selamat Ulang Tahun KLM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rasah MUDIK, Sik.. #TidakMudik #TidakPiknik

“Selamat Pagi semua, aku biasa menyapa kawan-kawanku”. Ada kawanku Dita namanya, sudah dari seminggu lalu aku chat untuk menanyakan...