Jumat, 25 Agustus 2017

Museum BPK RI sebagai "Pengawal Harta Negara"


Baru tiba di Magelang tidak membuat badan ini lelah,  selepas check in hotel dan bertemu salah satu rekan relawan saya, Kak Ferry dan Mas Deny mampir disalah satu soto terkenal di Magelang, nah untuk yang ini nanti akan saya bahas di kuliner Magelang.




Selepas sarapan saya bersama Kak ferry mampir mengunjungi museum BPK RI yang baru saja diresmikan.  Museum BPK RI berdiri tahun 1997 dan diresmikan oleh Prof. DR. JB. Sumarlin, museum ini kemudian menjelma sebagai sejarah lahirnya suatu lembaga negara yang bernama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Berkunjung ke museum ini merupakan wisata edukatif, para pengujung dapat mengetahui wajah BPK RI, rekam jejak, kids museum dan ruang audio visual. Museum ini pun mempunyai beberapa bagian dan penamaan sendiri. Diawali mengisi buku tamu dan tidak dipungut biaya alias gratis, pengunjung akan memasuki lobi utama ruangan ini.





Di dalam lobi utama terdapat tulisan “BPK Pengawal Harta Negara” sebagai tagline museum BPK. Tagline museum tersebut mengandung arti visi dan misi BPK. Visiny adalah sebagai pendorong pengelolaan keuangan negara untuk mencapai tujuan negara melalui pemeriksaan  yang berkuliatitas dan bermanfaat. Sedangkan misiny adalah memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara  secara bebas dan mandiri  serta melaksanakan  tata kelola organisasi  yang berintegritas, independen, dan profesional.

Berdirinya museum ini juga tak luput dari dua tokoh penting Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia : Soekarno-Hatta. Muhammad Hatta, Wakil Presiden Republik Indonesia pertama, orang pertama yang mengusulkan agar BPK diakamodir  dalam Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) pada saat pembahasan rancangan konstitusi  negara dalam bidang  Badan penyeldik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Republik Indonesia (BPUPKI). Di lobi utama terdapat foto Soekarno-Hatta  dan lukisan batik yang panjang. Lukisan Batik tersebut mengandung filosofi BPK.

Ruang berikutnya yang saya kunjungi adalah Audio Visual  dimana ruangan ini sebagai teaser untuk para pengunjung, ada taga cerita film pendek disini. Lalu ruang titik nol dimana diruangan ini terdapat potret perjalanan BPK sejak pertama berdiri di Magelang  hingga saat ini berada di Jakarta.

Di museum ini juga terdapat kids museum yang menyusun konten BPK secara ringan secara partisipasif, interaktif, dan menarik sehingga mudah dicerna oleh anak-anak . Konten disini juga mengandung nilai edukasi yang sederhana bagi anak sambil bermain dan belajar. Terdapat pula perpustakaan, ada beberapa tentang sejarah , tugas BPK, dan hal-hal yang lain seperti berkaitan dengan akutansi, keuangan negara.

Museum BPK terdapat juga, ruang temporary  exhibition  bisa digunakan  untuk kegiatan lainnya selain pameran. Bisa digunakan untuk workshop untuk 30-40 orang dan gratis tanpa dipungut biaya. Jika mampir ke Magelang jangan lupa mampir ke museum ini ya. Museum BPK dibangun bertujuan sebagai pusat pelestarian  nilai dan pengetahuan serta hasil kerja BPK yang komunikatif , edukatif, dan rekreatif  yang terkait dengan visi dan misi BPK itu sendiri.





Peresmian renovasi Museum BPK RI tepatnya pada hari Senin, 9 Januari 2017 oleh Wakil Ketua BPK  Sapto Amal Damandari beserta istri Ny. Amal Damandari  dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membubuhi tandatangan pada prasasti renovasi Museum BPK.

Informasi lengkap Museum BPK RI dapat menghubungi :
Sekretariat Museum BPK
Jl. Diponegoro No. 1, Magelang
0293 – 310 230
0812 – 2782 – 083 (Sri Wahyuni)
IG : Museum BPK RI
Email : museumbpkri@gmail.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kopka Kedai Favorit Di Margonda, Depok

Ada yang tahu nggak kalau ada kedai kopi asik di Margonda, Depok? Jawabannya ada, kedai kopi yang asik banget buat nongkrong, ngerjain...